Sumbawanews.com,- Ganda putra Indonesia Leo Rolly Carnando dan Daniel Marthin merebut medali emas tunggal ganda putra Asian Games 2026 setelah menaklukkan pasangan China Liang Weikeng/Wang Chang dalam pertandingan sengit tiga game 19-21, 21-13, 21-18 di Ichinomiya City Municipal Gymnasium, Jepang, pada Selasa (29/9). Kemenangan ini menjadi emas ketiga Indonesia di ajang tersebut, sekaligus momen paling emosional bagi keduanya yang baru reuni pada April 2026 setelah berpisah dari pasangan sebelumnya. Di tengah tertinggal di game pertama, mereka saling mengingatkan bahwa ini mungkin kesempatan terakhir mereka untuk meraih emas Asian Games, dan tak ingin menyia-nyiakannya.
Daniel mengungkapkan bahwa di sela-sela pertandingan, ia dan Leo terus saling memotivasi. “Terima kasih kepada Tuhan. Bersyukur kami berdua tadi saling mengingatkan, terus juga kami bilang ke satu sama lain, kalau enggak sekarang kapan lagi,” ujar Daniel usai laga. Leo, yang sebelumnya berpasangan dengan Bagas Maulana, menambahkan bahwa komunikasi dan pola permainan menjadi kunci keberhasilan mereka. “Kami juga terima kasih sudah dibantu dengan tim pendukung, suporter, dan semuanya alhamdulillah berjalan lancar. Kan pertemuan terakhir [lawan Liang/Wang] alhamdulillah menang, jadi kayak lebih buat motivasi saja, kalau enggak sekarang kapan lagi,” ucapnya.
Bagi Leo, medali ini bukan sekadar prestasi pribadi, tapi bukti bahwa tim bulu tangkis Indonesia masih mampu bersaing di level tertinggi meski sempat mengalami penurunan performa. “Ini medali yang sangat penting buat kita berdua, buat keluarga, buat seluruh Indonesia. Kita tahu kita disorot karena prestasinya turun,” katanya. Ia menegaskan bahwa latihan keras di Cipayung, dukungan pengurus, dan arahan teknis menjadi fondasi kebangkitan mereka. “Kita semua juga berusaha keras kok, atlet dengan dukung pengurus semuanya. Harus berusaha lebih keras lagi.”
Emas ini menjadi yang ketiga bagi Indonesia di Asian Games 2026, menyusul emas dari tim beregu putra badminton dan Rahmat Erwin Abdullah di cabang angkat besi. Kemenangan Leo/Daniel bukan hanya mengakhiri tren kekalahan melawan pasangan China, tetapi juga menghidupkan kembali harapan bagi bulu tangkis Tanah Air di kancah Asia.















