Sumbawanews.com,- Pada November 2026, sepak bola Indonesia akan menyambut ajang baru bernama League Cup, yang dirancang sebagai jalur strategis bagi klub-klub domestik untuk meraih kuota partisipasi di kompetisi Asia. Kompetisi ini akan diikuti oleh 38 tim dari Super League dan Championship, dimulai dengan fase grup pada 3 November 2026 dan berpuncak pada final pada 19 Mei 2027. Direktur Utama I.League, Ferry Paulus, mengonfirmasi bahwa seluruh klub telah menyetujui peluncuran turnamen ini, sekaligus mendukung upaya peningkatan kuota Asia melalui juara League Cup.
League Cup dirancang untuk menggantikan salah satu slot kasta kedua yang saat ini tidak tersedia di ajang Asia. Saat ini, hanya juara dan runner-up Super League yang berhak tampil di kompetisi benua—yakni Persib Bandung di AFC Champions League 2 dan Borneo FC di AFC Challenge League 2026-2027. Dengan League Cup, I.League mengajukan permohonan resmi kepada AFC agar pemenang turnamen ini mendapatkan slot pengganti, dengan harapan Indonesia bisa memperoleh tiga kuota kontinental. Ferry juga menyatakan bahwa pihaknya sedang mengusulkan juara League Cup untuk tampil di ASEAN Club Championship (Shopee Cup), meski hingga kini belum mendapat respons resmi dari penyelenggara.
Selain itu, League Cup akan memberikan fleksibilitas tambahan dengan mengizinkan masing-masing tim memainkan tiga pemain asing, sebuah kebijakan yang telah disepakati seragam oleh seluruh klub. Turnamen ini juga akan disiarkan secara eksklusif oleh pemilik hak siar baru yang dijanjikan memiliki eksposur jauh lebih besar dibandingkan siaran Super League saat ini, meski nama mitra media belum diumumkan karena proses penandatanganan kontrak masih berlangsung. Ferry menegaskan, keberadaan League Cup bukan sekadar tambahan kalender, tetapi bagian dari strategi jangka panjang untuk memperkuat posisi Indonesia di peta sepak bola Asia.















