Sumbawanews.com,- Pelatih Persija Jakarta, Shin Tae Yong, dan pemain Rizky Ridho mengkritik kondisi lapangan Jakarta International Stadium (JIS) usai laga melawan Persik Kediri pada Senin, 26 Oktober, yang berakhir dengan kemenangan 2-1 bagi tim tuan rumah. Shin menilai kondisi rumput di JIS tidak layak untuk pertandingan profesional, bahkan menyatakan seharusnya tidak ada tim yang diperbolehkan bermain di lapangan seburuk itu. “Kondisi lapangan sangat-sangat tidak baik. Sebenarnya tidak boleh bermain bola dengan kondisi lapangan seperti itu,” ujarnya kepada awak media.
Ridho, yang mencetak satu dari dua gol kemenangan Persija, mengaku tidak nyaman dengan situasi ini. Ia menghormati permainan Persik Kediri, terutama kemampuan mereka dalam passing satu-dua, tetapi merasa kurang etis mempertandingkan tim sebaik itu di lapangan yang rusak. “Kita juga respek kepada Persik. Mereka mempunyai permainan yang sangat bagus ketika one-two touch… Tapi mereka juga enggak bisa main dengan bagus di lapangan seperti ini. Jadi, saya kira kita juga kurang respek dengan bermain di lapangan seperti ini menghadapi tim lawan,” ucapnya.
Persik sempat unggul lebih dulu melalui gol Imanol Garcia, sebelum Denis Kolinger dan Rizky Ridho membalikkan keadaan di babak kedua. Ridho menambahkan, masalah lapangan bukan hal baru—setiap tahun kondisinya sama, dan tim harus bergantung pada keberuntungan untuk tetap menang. “Kami targetnya juara, tapi lapangan seperti ini. Ya kami cuma berharap saja, kami mendapat keberuntungan terus di tiap pertandingan. Jadi susah juga.”















