Sumbawanews.com,- Kylian Mbappe, penyerang Real Madrid, memberikan respons tenang terhadap keberhasilan mantan klubnya, Paris Saint-Germain, yang meraih gelar Liga Champions dua musim berturut-turut pada 2024-2025 dan 2025-2026, setelah dirinya hengkang pada musim panas 2024. Respons itu disampaikan Mbappe dalam konferensi pers jelang laga matchday pertama fase liga Liga Champions 2026-2027 di Stadion Santiago Bernabeu, Senin, 7 September 2026. Meski Real Madrid belum mampu melangkah lebih jauh dari babak perempat final dalam dua musim terakhir, Mbappe menolak membiarkan perbandingan itu menjadi beban. “Yah, menurut saya itu cuma analisis biasa saja. Lagipula, membicarakan diri sendiri memang laku dan saya menerimanya. Tidak apa-apa. Namun, itu cuma analisis biasa saja,” ujarnya, dikutip dari laman resmi UEFA, Selasa, 8 September 2026.
Kepindahan Mbappe dari PSG ke Real Madrid diiringi harapan besar untuk membawa Los Blancos meraih gelar Liga Champions ke-16, mengingat klub itu adalah kolektor trofi terbanyak di kompetisi Eropa. Selama membela Les Parisiens, pencapaian terbaiknya hanyalah runner-up pada musim 2019-2020 usai dikalahkan Bayern Muenchen—bahkan saat berduet dengan Lionel Messi dan Neymar Jr. Kini, sebagai kapten Timnas Prancis, Mbappe fokus pada misi pribadi dan tim: mengakhiri kegagalan beruntun di babak delapan besar dan membawa Real Madrid kembali ke puncak Eropa.
Pertandingan pembuka fase liga Liga Champions 2026-2027 akan menjadi ujian awal. Real Madrid akan menghadapi Inter Milan, wakil Italia yang baru saja menunjukkan ketangguhan dengan comeback dramatis 3-2 atas Napoli di Giuseppe Meazza pada 6 September 2026. Lautaro Martinez menjadi pahlawan Nerazzurri dengan mencetak dua gol dalam kemenangan itu. Laga antara Real Madrid dan Inter Milan dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 9 September 2026, pukul 02.00 WIB.















