Home Berita Olah Raga Kimi Antonelli Jadi Juara F1 Termuda dalam Sejarah, Bawa Italia Raih Gelar...

Kimi Antonelli Jadi Juara F1 Termuda dalam Sejarah, Bawa Italia Raih Gelar Pertama seit 1953

Sumbawanews.com,- Kimi Antonelli resmi menjadi juara dunia Formula 1 2026 setelah finis ketiga di Grand Prix Meksiko, Senin (2/11/2026) pagi WIB, di Autodromo Hermanos Rodriguez, Mexico City. Pembalap Mercedes itu mengamankan gelar pertamanya meski tidak memenangi balapan, dengan hasil itu cukup untuk mengungguli pesaing utamanya, George Russell dan Lewis Hamilton. Di usia 20 tahun 68 hari, ia memecahkan rekor Sebastian Vettel sebagai juara dunia termuda dalam sejarah F1, dengan selisih tiga tahun 67 hari. Antonelli juga menjadi pembalap Italia pertama yang menjuarai F1 sejak Alberto Ascari pada 1953.

Balapan yang dimenangi Max Verstappen, dengan Lewis Hamilton sebagai runner-up, berjalan dinamis. Antonelli start di posisi keempat, berada di belakang Charles Leclerc, Verstappen, dan Hamilton. Saat para pembalap di depan masuk pit, ia sempat memimpin lomba sementara. Pit stopnya dilakukan satu lap sebelum safety car keluar akibat insiden Valtteri Bottas pada lap ke-45, yang disebabkan kerusakan suspensi depan saat pengereman di Tikungan 1. Insiden itu memicu safety car, lalu bendera merah dikeluarkan karena perbaikan pembatas lintasan membutuhkan waktu lama.

Setelah balapan dilanjutkan, persaingan di depan memanas ketika Leclerc mengalami penguncian roda depan kiri saat Verstappen dan Hamilton bertarung memperebutkan posisi teratas. Antonelli memanfaatkan momen itu untuk melewati Leclerc di awal lap berikutnya, lalu menjaga posisi ketiga hingga garis finis. Kemenangan Verstappen dan runner-up Hamilton tidak mengancam peluang Antonelli, karena hasil ketiga sudah cukup untuk mengunci titel secara matematis.

Saat tim Mercedes mengumumkan gelar juara lewat radio, Antonelli terisak dan kesulitan berbicara. Setelah menenangkan diri, ia berkata, “Terima kasih banyak. Kita berhasil. Kita berhasil.” Di atas podium, ia mengangkat trofi juara dunia dalam momen emosional yang menjadi sejarah bagi motorsport Italia dan F1 secara global.

Previous articlePersib Bandung Hadapi Tantangan Pemain Asing di League Cup 2026
Next articleToraja Academy Siapkan 100 Atlet untuk CNN Indonesia Taekwondo Championship 2026