Sumbawanews.com,- Kebakaran hebat melanda Pangkalan Militer Canadian Forces Base Wainwright di Alberta, Kanada, pada Sabtu, menewaskan empat personel militer dan melukai 19 orang dalam kondisi kritis. Api yang bermula dari kebakaran rumput menyebar cepat akibat angin kencang, menghantam para tentara yang sedang menjalani latihan sekitar pukul 16.00 waktu setempat. Perdana Menteri Kanada Mark Carney menyebut insiden ini sebagai salah satu tragedi masa damai terburuk dalam sejarah militer negara itu. Penyebab awal masih dalam penyelidikan, meski awalnya diduga terkait hantaman amunisi tajam pada pipa gas, namun pihak militer menegaskan tidak ada indikasi ledakan dari infrastruktur minyak atau gas.
Keempat korban tewas diidentifikasi sebagai Sersan Morgan Wong, Prajurit Shaun Farrell, Prajurit Aidan Goulding, dan Prajurit Hayden Lykkemark. Sebanyak 39 orang lainnya dirawat di rumah sakit, dengan 19 di antaranya dalam kondisi kritis akibat luka bakar parah. Rumah Sakit Royal Alexandra di Edmonton menetapkan status Code Orange selama lebih dari 10 jam, melibatkan 22 ambulans dan delapan pesawat untuk menangani korban. Petugas pemadam kebakaran militer dan sipil berjuang memadamkan api sepanjang malam dalam kondisi ekstrem, sambil menyelamatkan nyawa rekan-rekan mereka.
Pangkalan Wainwright, yang terletak sekitar 193 kilometer dari Edmonton, merupakan salah satu fasilitas latihan militer tersibuk Angkatan Darat Kanada dan digunakan pula oleh Angkatan Udara Kerajaan Kanada. Hingga kini, tidak ada indikasi bahwa kebakaran ini terkait dengan aktivitas terorisme.















