Sumbawanews.com,- Timnas Italia meraih kemenangan telak 4-1 atas Turki dalam laga UEFA Nations League dini hari Selasa (29/9), sekaligus mencatatkan momen bersejarah di kancah internasional: pasangan kakak-beradik Francesco Pio dan Sebastiano Esposito menjadi pemain keempat dalam sejarah Azzurri yang tampil bersama di pertandingan yang sama. Sebelumnya, hanya tiga pasangan saudara yang pernah mencapai hal serupa: Filippo dan Simone Inzaghi (2000), Aldo dan Luigi Cevenini (1915), serta Giuseppe dan Felice Milano (1912–1913).
Pertandingan di kandang Turki berjalan sangat dinamis. Italia langsung mendominasi sejak menit awal, unggul 3-0 sebelum babak pertama berakhir berkat gol-gol Alessandro Bastoni, Davide Frattesi, dan Michael Kayode. Kemenangan cepat ini membuat mental tuan rumah runtuh. Turki sempat memperkecil ketertinggalan lewat Baris Alper Yilmaz tak lama setelah babak kedua dimulai, namun Francesco Pio Esposito segera memadamkan harapan lawan dengan sundulan mematikan dari bola pantul tembakan Sandro Tonali yang membentur tiang gawang—gol keempat Italia pada menit ke-52.
Setelah mencetak gol penentu, Pio Esposito merayakan keberhasilannya dengan tangan di atas kepala, mengarahkan doa dan dedikasi kepada neneknya yang tengah menghadapi masa sulit. “Saya ingin mempersembahkan gol ini untuk nenek saya yang sedang mengalami masa sulit; saya sangat ingin mencetak gol demi dirinya,” ujar Pio kepada RAI Sport. Tak disangka, nenek yang sama juga merupakan sosok yang menjadi saksi debut sang kakak, Sebastiano Esposito, yang turun sebagai pemain pengganti dan menjalani penampilan pertamanya bersama tim senior Italia.
Pio, yang kini telah mencetak enam gol dalam 11 penampilan bersama timnas, menjadi pemain pertama sejak Giuseppe Meazza yang mampu mencapai angka tersebut sebelum berusia 21 tahun. Sementara itu, keberhasilan Italia dalam laga ini menjadi bukti nyata transformasi tim setelah kekalahan 2-0 kontra Belgia beberapa waktu lalu—dengan delapan perubahan dalam susunan pemain, Gli Azzurri tampil lebih solid, tajam, dan penuh keyakinan.
“Saya ingat pengalaman pertama saya bersama tim senior Italia—karena itu baru terjadi tahun lalu—jadi saya berusaha untuk tidak menambah beban di pundaknya. Saya harap dia menikmati momen itu,” kata Pio tentang debut Sebastiano. “Sungguh luar biasa bisa berbagi pengalaman ini dengannya, dan saya berharap bisa mengulanginya lagi di masa mendatang.”















