Sumbawanews.com,- Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menegaskan bahwa filosofi perbaikan berkelanjutan menjadi fondasi utama dalam membangun skuad Garuda menuju level internasional. Dengan fokus pada transisi permainan, pola bertahan, variasi serangan, hingga eksekusi bola mati, Herdman yakin bahwa timnya mampu berkembang pesat jika terus menghadapi lawan-lawan berkualitas tinggi. Pria asal Inggris itu menekankan bahwa kompetisi ketat justru menjadi pemicu potensi terbaik para pemain, meski hingga kini performa maksimal belum sepenuhnya terlihat akibat cedera dan ketidakhadiran sejumlah pilar utama dalam pemusatan latihan.
Herdman, yang sebelumnya menangani Timnas Kanada, mengaku belum sempat bekerja dengan susunan pemain terbaik Indonesia secara utuh selama masa kepelatihannya. Beberapa kunci utama masih dalam proses pemulihan cedera, sementara yang lain belum pernah bergabung dalam sesi latihan bersama tim. Namun, ia optimistis bahwa semua pemain akan siap bugar menjelang Piala Asia 2027 yang berlangsung pada Januari–Februari mendatang. “Saya belum melihat potensi terbaik dari tim ini,” ujarnya, “tapi saya sangat menantikan saat semua pemain kembali fit dan bersatu dalam satu tim yang solid.”
Dengan pendekatan sistematis yang mengutamakan detail kecil sebagai pembeda di level internasional, Herdman menekankan bahwa tidak ada area yang boleh diabaikan—mulai dari organisasi serangan hingga eksekusi set piece. Ia percaya bahwa ketika tim terbiasa bersaing melawan tim-tim elite, maka mental dan teknik para pemain akan terasah secara alami. “Steel sharpens steel,” katanya, merujuk pada prinsip bahwa keunggulan lahir dari tantangan nyata. Targetnya jelas: bukan sekadar lolos fase grup, tapi membangun identitas Timnas Indonesia sebagai kekuatan yang konsisten dan sulit ditebak di kancah Asia.















