Sumbawanews.com,- Ribuan suporter Jakmania direncanakan akan melawat ke Stadion Sultan Agung, Bantul, Yogyakarta, untuk mendukung Persija dalam laga tandang melawan PSIM pada Sabtu, 10 Oktober 2025. Ini menjadi debut Persija setelah jeda internasional, sekaligus pertandingan pertama yang memungkinkan kehadiran suporter tamu sejak I.League melonggarkan regulasi pendukung luar kandang untuk musim 2026/2027. Pelatih Persija, Shin Tae Yong, menyambut hangat kehadiran para pendukung, tetapi menekankan pentingnya ketertiban, keselamatan, dan saling menghormati selama perjalanan maupun di dalam stadion.
Kelonggaran aturan yang diberlakukan I.League memungkinkan suporter tamu hadir asalkan laga tidak mengandung potensi rivalitas tinggi yang berisiko memicu konflik. Keputusan ini langsung memicu antusiasme besar dari Jakmania, yang selama ini kerap kesulitan mendapat izin mendukung tim ke luar kota. Shin Tae Yong mengaku sangat mengapresiasi loyalitas para suporter, menilai kehadiran mereka sebagai energi tambahan yang tak ternilai bagi para pemain. “Saya sangat berterima kasih, sebenarnya semakin banyak suporter yang datang, para pemain kami akan mendapatkan kekuatan yang lebih besar,” ujarnya di Persija Training Ground, Depok, Rabu (7/10). Ia menambahkan, “Namun, hanya satu pesan saya: tolong jaga etika, keselamatan bersama, dan saling menghormati satu sama lain.”
Persija tiba di Yogyakarta dengan momentum kuat. Tim asuhan Shin Tae Yong berhasil menyapu bersih tiga laga awal musim, mengalahkan Borneo FC, Persib Bandung, dan Java United dengan kemenangan 3-0 di setiap pertandingan, dan meraih sembilan poin penuh. Kemenangan-kemenangan itu membangun kepercayaan diri tinggi di tubuh tim, sekaligus menjadikan mereka salah satu tim teratas klasemen sementara. Laga kontra PSIM, yang akrab disebut Laskar Mataram, menjadi ujian baru sekaligus momen bersejarah—pertandingan pertama yang menyatukan kembali semangat suporter tamu dalam kompetisi profesional Indonesia.















