Home Berita Olah Raga Jakarta, Istimewa bagi Yorke Meski United Kalah dari Arsenal Legends

Jakarta, Istimewa bagi Yorke Meski United Kalah dari Arsenal Legends

Sumbawanews.com,- Legenda Manchester United Dwight Yorke menyebut Jakarta sebagai salah satu kota paling istimewa yang pernah ia kunjungi, meski timnya, United Legends, kalah 2-3 dari North London Legends dalam laga persahabatan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu, 10 Oktober 2026. Meski lalu lintas ibu kota dinilainya semrawut, Yorke memuji keramahan warga, kuliner, dan antusiasme suporter yang membuatnya ingin kembali ke Jakarta di masa mendatang.

Pertandingan yang mempertemukan mantan pemain Manchester United dan Arsenal itu berlangsung sengit, dengan semangat kompetitif yang tak pudar meski para pemain telah memasuki masa pensiun. Yorke mengakui awalnya laga berjalan santai, namun perlahan berubah menjadi duel ketat saat kedua tim saling mengejar kemenangan. “Awalnya selalu dimulai dengan santai dan bersahabat, namun kemudian berubah menjadi agak keras di atas lapangan,” ujarnya dalam konferensi pers pasca-laga.

United Legends, yang diperkuat Yorke, gagal mempertahankan keunggulan dan akhirnya kalah 2-3. Yorke mengakui kekalahan itu menyakitkan, tetapi ia mengakui lawan bermain sedikit lebih baik dalam memanfaatkan peluang. “Tentu kami kecewa menelan kekalahan. Ini bukan jenis pertandingan di mana kami senang menerima kekalahan. Namun, menurut saya, mereka bermain sedikit lebih baik,” katanya.

Di sisi lain, Thierry Henry, kapten North London Legends, menyatakan bahwa atmosfer di GBK sangat membara, setara dengan duel panas Arsenal vs Manchester United di era Liga Inggris. Ia juga memuji dukungan suporter Indonesia yang memadati stadion, serta menyoroti tingkat kebugaran para legenda yang tetap tinggi meski telah pensiun dari sepak bola profesional.

Bagi Yorke, laga ini bukan sekadar pertandingan ekshibisi. Ia menikmati momen bernostalgia bersama rekan-rekan masa kejayaan di Manchester United, termasuk para pemain yang pernah bersamanya meraih tiga gelar Liga Inggris, satu Piala FA, dan satu Liga Champions antara 1998 hingga 2002. Selama empat tahun bersama Setan Merah, ia mencatat 152 penampilan dengan 66 gol dan 36 assist.

Kehadiran Yorke dan Henry di Jakarta menjadi simbol hidupnya rivalitas legendaris MU vs Arsenal, sekaligus pengingat kuat akan era keemasan sepak bola Inggris. Meski kalah, Yorke membawa pulang kesan positif yang mendalam — dan berharap pertemuan serupa bisa kembali terwujud di masa depan.

Previous articleKapal Feri Bertenaga Uap Pertama Mulai Beroperasi pada 1811