Home Berita Olah Raga Italia vs Belgia: Rekonstruksi Dua Tim di Era Baru di Stadio Olimpico

Italia vs Belgia: Rekonstruksi Dua Tim di Era Baru di Stadio Olimpico

Sumbawanews.com,- Italia dan Belgia bertemu di Stadio Olimpico, Roma, pada Sabtu, 26 September 2026, pukul 01.45 WIB, dalam laga pembuka Grup 1 UEFA Nations League A 2026-27. Kedua tim memulai babak baru dengan pelatih baru dan skuad yang sedang bertransformasi, menyusul kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026 oleh Italia dan perjalanan perempat final Belgia yang berakhir dengan kekalahan dari Spanyol.

Roberto Mancini kembali menangani timnas Italia setelah Gennaro Gattuso dipecat menyusul kegagalan tim meraih tiket ke Piala Dunia 2026. Gli Azzurri tersingkir di semifinal playoff setelah dikalahkan Bosnia-Herzegovina lewat adu penalti. Mancini, yang sebelumnya membawa Italia menjuarai Euro 2020, kini dipercaya membangun kembali tim dengan memasukkan sejumlah pemain muda ke dalam skuad 34 orang yang dipersiapkan untuk laga internasional September. Gianluigi Donnarumma ditunjuk sebagai kapten, sementara lini depan diperebutkan oleh Moise Kean, Gianluca Scamacca, Sebastiano Esposito, dan Pio Esposito—yang mencatatkan lima gol dalam sembilan penampilan internasional sejak debutnya di kualifikasi Piala Dunia 2026.

Di sisi lain, Belgia memasuki era baru di bawah arahan Mark van Bommel, yang menggantikan Rudi Garcia setelah tim mencatatkan 18 pertandingan tanpa kekalahan sebelum tersingkir dari Piala Dunia 2026 oleh Spanyol. Van Bommel masih mengandalkan kekuatan veteran Kevin De Bruyne dan Romelu Lukaku, namun regenerasi mulai terlihat dengan masuknya pemain muda seperti Mika Godts, Romeo Lavia, Malick Fofana, dan Matias Fernandez-Pardo. Namun, tim Belgia menghadapi kendala di lini belakang: Thibaut Courtois dan Mats Selz cedera, sementara Andre Onana dan Leandro Trossard absen karena masalah kondisi.

Laga ini menjadi ujian awal bagi kedua pelatih dalam membangun identitas tim baru, sekaligus momen penting bagi generasi muda untuk membuktikan diri di panggung internasional.

Previous articleVietnam dan Thailand Berpeluang Ciptakan Sejarah Sepak Bola Asia Tenggara di Asian Games 2026
Next articleMalaysia Sindir Timnas Indonesia, Bergson Jadi Senjata Psikologis Jelang Laga Klasik