Sumbawanews.com,- IRGC mengancam akan mengubah peta perang dan memperkenalkan senjata baru jika Amerika Serikat kembali melancarkan serangan. Juru bicara Korps Garda Revolusi Iran, Hossein Mohebi, menyatakan dalam pernyataan televisi pada Ahad (20/9/2026) malam bahwa respons militer Iran akan berubah signifikan, termasuk penggantian persenjataan dan perluasan geografis target. “Target-target kami tidak akan lagi sama dengan sebelumnya. Kami telah mengidentifikasi target-target baru yang belum pernah diserang,” ujarnya. Mohebi menegaskan dunia akan terkejut dengan kapabilitas baru yang akan diperkenalkan di medan perang.
Mohebi menambahkan, Iran telah bersiap untuk perang jangka panjang, dan IRGC kini lebih siap daripada sebelumnya. Ia menekankan bahwa militer Iran tidak memiliki saluran komunikasi diplomatik dengan AS, dan misi utamanya tetap mempertahankan kedaulatan negara dan bangsa. Selain itu, ia menyatakan bahwa dominasi AS di Timur Tengah telah berakhir, dan Iran kini menjadi kekuatan yang membentuk tatanan baru di kawasan itu.















