Sumbawanews.com,- Perbedaan harga antara iPhone dan iPad bukan semata soal ukuran layar, melainkan hasil dari kompleksitas desain, komponen internal, dan strategi pasar Apple. iPhone 17e dihargai USD 599 (sekitar Rp 10,5 juta), lebih tinggi dari iPad generasi ke-11 yang dijual USD 449 (sekitar Rp 7,9 juta), meski ukurannya lebih kecil.
Alasan utamanya terletak pada tantangan teknis memadatkan komponen kritis—seperti motherboard, System-on-Chip, baterai, antena radar, dan sensor—ke dalam ruang terbatas tanpa mengorbankan efisiensi panas atau daya. Di sisi lain, iPad memberi insinyur ruang lebih luas, sehingga sistem penyebaran panas lebih alami dan desainnya lebih sederhana. Selain itu, iPhone dilengkapi fitur seluler untuk panggilan telepon, kamera dengan resolusi 48MP, layar OLED, MagSafe, NFC, dan sertifikasi ketahanan air IP yang tidak dimiliki iPad standar, sementara iPad hanya mendukung data seluler dan kamera 12MP tanpa optical zoom atau Cinematic mode.
Pasar juga memainkan peran krusial: iPhone menjadi sumber pendapatan utama Apple dan menjadi simbol eksklusivitas merek, sehingga harga tidak bisa diturunkan secara signifikan. Sementara iPad sengaja diposisikan sebagai perangkat sekunder untuk streaming, membaca, dan pendidikan, dengan harga lebih terjangkau untuk menarik pengguna baru ke ekosistem Apple seperti iCloud dan Apple Music, sekaligus bersaing dengan Chromebook.
Namun, perbandingan ini hanya berlaku untuk model dasar. iPad mini yang harganya mulai USD 600 dan iPad Pro dengan chipset Apple Silicon M5 serta layar OLED bisa melampaui harga iPhone, seperti iPad Pro 13 inci 2TB yang dijual USD 2.600 (sekitar Rp 45,8 juta), lebih mahal dari iPhone 17 Pro Max 2TB yang seharga USD 2.000 (sekitar Rp 35,2 juta). Kenaikan harga iPad terjadi pada Juni 2026, dengan penyesuaian USD 100 hingga USD 200 per unit, sementara iPhone belum mengalami perubahan serupa.















