Sumbawanews.com,- Inter Milan dan AC Milan secara resmi memperkenalkan desain stadion baru mereka, Generali Stadium, yang akan menggantikan San Siro sebagai markas bersama. Stadion berkapasitas 71.500 penonton ini diumumkan pada Kamis, 29 Oktober 2026, di Castello Sforzesco, Milan, dengan rencana pembangunan dimulai pada 2028 dan pertandingan perdana ditargetkan pada musim 2031/2032. Proyek ini merupakan kolaborasi antara kedua klub dengan pemerintah kota Milan, yang sebelumnya menyetujui pengembangan kawasan San Siro pada 2025. Generali Stadium tidak hanya menjadi rumah baru bagi para suporter, tetapi juga pusat revitalisasi urban seluas 281.000 meter persegi yang mengintegrasikan ruang publik, area hijau, dan fasilitas komersial.
Dirancang oleh firma arsitektur internasional Foster + Partners dan MANICA, stadion ini menampilkan struktur luar berbentuk huruf X dengan atap melengkung ganda, terinspirasi oleh keindahan arsitektur Milan, termasuk Katedral Duomo. Desain ini mempertahankan identitas San Siro dengan dua tribun curva yang tetap dipertahankan: Curva Nord untuk suporter Inter Milan dan Curva Sud untuk AC Milan, masing-masing memiliki kemiringan hingga 37 derajat untuk memperkuat atmosfer pertandingan. Stadion dilengkapi dua tingkat tribun yang mengelilingi lapangan, memberikan sudut pandang optimal dari setiap kursi.
Generali Stadium juga mengusung teknologi ramah lingkungan, termasuk panel surya, sistem ventilasi alami, dan akustik canggih untuk efisiensi energi dan kenyamanan penonton. Nama stadion diambil dari kesepakatan hak penamaan dengan Generali, perusahaan asuransi dan pengelola aset asal Italia, yang disebut sebagai salah satu kesepakatan penamaan terbesar dalam sejarah olahraga dunia, meski nilai kontraknya tidak diungkapkan. Selain sepak bola, stadion ini dirancang untuk menyelenggarakan konser, acara budaya, dan event olahraga skala besar, dengan harapan menjadi tuan rumah pertandingan Piala Eropa 2032 yang akan diselenggarakan bersama Italia dan Turki.















