Sumbawanews.com,- Timnas Indonesia akan bertemu Malaysia dalam laga kedua Grup A FIFA ASEAN Cup 2026, Senin (28/9/2026) pukul 20.00 WIB di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta. Pertandingan ini bukan sekadar perang tiga poin, tapi juga benturan sejarah antara dua rival abadi sepak bola Asia Tenggara yang telah saling berhadapan 85 kali sejak decades lalu.
Dalam catatan 11v11, Malaysia unggul tipis dengan 34 kemenangan, sementara Indonesia mengoleksi 33 kemenangan, dengan 18 pertandingan berakhir imbang. Kemenangan di laga ini akan menyamakan rekor kemenangan Indonesia dengan Malaysia dalam sejarah head-to-head. Meski secara keseluruhan Malaysia sedikit di atas, Indonesia justru mendominasi lima pertemuan terakhir: menang tiga kali, kalah dua. Kemenangan pertama dalam rentang itu terjadi pada 14 September 2014, saat Garuda menang 2-0 dalam laga persahabatan di SUGBK. Dua tahun kemudian, pada 6 September 2016, Indonesia kembali menang 3-0 dalam pertandingan persahabatan. Namun, Malaysia membalas pada Kualifikasi Piala Dunia 2022: menang 3-2 di Jakarta pada 5 September 2019, lalu 2-0 di Kuala Lumpur pada 19 November 2019. Puncak dominasi Indonesia terjadi pada Piala AFF 2020, 19 Desember 2021, ketika mereka menang telak 4-1 di Stadion Utama.
Kedua tim membuka turnamen dengan kemenangan. Malaysia lebih dulu menang 3-0 atas Bangladesh, sehingga sementara memimpin klasemen Grup A berkat selisih gol. Indonesia menyusul dengan kemenangan 2-0 atas Singapura pada 25 September 2026 di tempat yang sama. Tiga poin dari laga ini menjadi kunci vital bagi kedua tim untuk memperkuat peluang lolos ke babak selanjutnya.
Sementara itu, Marc Klok dari Persib Bandung tidak masuk dalam skuad timnas untuk turnamen ini dan kini fokus menghadapi 10 laga dalam sebulan bersama klubnya.















