Sumbawanews.com,- Pasangan panahan para Indonesia, Ken Swagumilang dan Teodora Audi Ayudia Ferelly, meraih medali perak di nomor compound mixed team pada Asian Para Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang, setelah kalah 148-151 dari pasangan India, Sheetal Devi dan Toman Kumar, pada final yang berlangsung Kamis, 22 Oktober. Hasil ini menambah koleksi medali Indonesia di ajang multicabang atlet disabilitas se-Asia tersebut, sekaligus menjadi pencapaian penting bagi tim panahan para yang sehari sebelumnya juga meraih perak dari nomor ganda putra compound melalui Ken bersama Arif Firmansyah, yang kalah 147-150 dari pasangan Thailand, Teerasak Phiarthanee dan Comsan Singpirom. Pertandingan berlangsung di Okazaki Chuo Sogo Park Multipurpose Square.
Medali perak Ken dan Arif menjadi yang pertama bagi panahan para Indonesia dalam sejarah keikutsertaannya di Asian Para Games, sekaligus melampaui target awal tim pelatih yang hanya menargetkan perunggu. Di cabang para bulu tangkis, Khalimatus Sadiyah dan Leani Ratri Oktila menyumbang perunggu di nomor ganda putri SL3-SU5 setelah menang atas pasangan India, Shantiya Vishwanathan dan Mandeep Kaur, dengan skor 21-14 dan 21-19 di fase grup. Di para tenis meja, pasangan ganda campuran Class XD7 Yayang Gunaya dan Osrita Muslim juga membawa pulang perunggu.
Selain itu, Indonesia menambah tiga perunggu dari cabang para bulu tangkis tunggal: Qonitah Ikhtiar Syakuroh di SL3 putri, Khalimatus Sadiyah di SL4 putri, dan Muhammad Al Imran di SL3 putra. Raihan medali dari panahan para, bulu tangkis, dan tenis meja menjadi bukti konsistensi kontingen Merah Putih dalam memperluas jangkauan prestasi di Asian Para Games 2026, dengan medali perak Ken dan Teodora menjadi sorotan utama di hari keempat kompetisi.















