Home Berita Internasional Iklan Kaitkan Bantuan AS ke Israel dengan Harga Pangan, Picu Perpecahan Demokrat...

Iklan Kaitkan Bantuan AS ke Israel dengan Harga Pangan, Picu Perpecahan Demokrat Michigan

Sumbawanews.com,- Sebuah iklan politik yang menghubungkan bantuan militer Amerika Serikat kepada Israel dengan kenaikan harga pangan memicu perselisihan terbuka di kalangan Partai Demokrat Michigan, menjelang pemilu paruh waktu pada 3 November 2026. Iklan yang diproduksi oleh Rebellion PAC, kelompok progresif yang dipimpin Cenk Uygur, menampilkan adegan pasangan berbelanja di supermarket yang menolak membeli telur senilai tujuh dolar karena uang itu dianggap “mendanai pembunuhan warga Palestina.” Iklan itu secara eksplisit menyerang kandidat Republik Mike Rogers, sambil memposisikan kandidat Demokrat Abdul El-Sayed sebagai pembela kepentingan rakyat Michigan. Meski El-Sayed tidak terlibat dalam produksi iklan dan menyatakan ketidaksetujuannya, anggota Kongres Haley Stevens—mantan rivalnya dalam pemilihan pendahuluan—mengecam pesan itu sebagai menyesatkan dan mengandung unsur antisemitisme. Stevens, yang sebelumnya dijadwalkan berkampanye bersama El-Sayed, justru membelot mendukung Rogers dua hari sebelum pemungutan suara. Ia menegaskan bahwa persoalan inflasi pangan harus diatasi melalui reformasi perpajakan, pembangunan perumahan, dan layanan kesehatan, bukan dengan menyalahkan Israel. Perseteruan ini memperdalam perpecahan internal Demokrat Michigan, dengan Dewan Partai membatalkan kehadiran Stevens dalam kegiatan kampanye El-Sayed demi menghindari gangguan. Rebellion PAC menghabiskan sekitar 1.000 dolar AS untuk penayangan digital iklan itu dan 10.000 dolar untuk pesan singkat menyerang Rogers, namun iklan tersebut tidak pernah ditayangkan di televisi. Kontroversinya justru meledak melalui media sosial dan pemberitaan politik, memperlihatkan ketegangan mendalam antara sayap progresif dan moderat dalam partai yang sama.

Previous articleMahasiswa PROMER UTS Aktif Bantu Bhabinkamtibmas Desa Batu Dulang Data Calon Penerima BPNT dan PKH
Next articleGubernur Pramono Anung Mulai Keliling 44 Kecamatan Jakarta