Home Serba Serbi Tekno Hadapi Invasi AI, Telkomsel Tingkatkan Kompetensi Digital Guru

Hadapi Invasi AI, Telkomsel Tingkatkan Kompetensi Digital Guru

Sumbawanews.com,- Telkomsel menutup rangkaian program Terpujilah Guru 2026 dengan gelaran Puncak Anugerah di Jakarta pada 24 September 2026, sebagai upaya memperkuat kapasitas digital para guru SMA, SMK, dan MA dalam menghadapi penggunaan kecerdasan buatan di ruang kelas. Program yang dimulai sejak Mei 2026 itu menjangkau lebih dari 3.800 guru melalui roadshow di 10 kota—Bogor, Sumedang, Yogyakarta, Surabaya, Pekanbaru, Ambon, Jakarta, Bandung, Medan, dan Batam—ditambah pelatihan daring. Dari total pendaftar, 1.500 guru terpilih mengikuti seleksi bertahap, dengan 400 peserta masuk akademi daring, 80 guru mendapat pendampingan, dan 12 finalis menjalani pelatihan intensif secara luring di Jakarta.

VP Corporate Communications & Responsibility Telkomsel, Abdullah Fahmi, menjelaskan bahwa inisiatif ini diluncurkan karena pemanfaatan AI kerap dimulai lebih dulu oleh siswa. “Kami melihat guru juga harus mengetahui penggunaan AI, khususnya di bidang pendidikan, agar materi pembelajaran tetap relevan dan guru tidak tertinggal dari siswanya,” ujarnya. Program ini tidak berfokus pada peningkatan kesejahteraan finansial, tetapi memberikan nilai tambah melalui penguatan profesionalisme dan apresiasi moral. GM Corporate Social & Responsibility Telkomsel, Andry Priyo Santoso, menuturkan bahwa para finalis disambut dengan karpet merah di kantor pusat, dan wajah mereka ditampilkan di layar besar, membuat banyak guru terharu hingga meneteskan air mata karena merasa dihargai.

Kurikulum Terpujilah Guru 2026 dirancang praktis, mencakup pemanfaatan AI berpusat pada manusia, penyusunan perintah AI (prompt), desain visual, pembuatan video pembelajaran, metode pengajaran kreatif, hingga asesmen digital. Untuk memastikan keberlanjutan, Telkomsel membentuk jejaring EduCreator, tempat para alumni berbagi materi dan praktik pembelajaran digital secara kolaboratif. GM Corporate Communications Telkomsel, Isti Ayu Sofiyanti, menyatakan keterbukaan perusahaan untuk terus berkolaborasi dengan pemangku kepentingan pendidikan, termasuk menyelaraskan program dengan kebijakan pemerintah terkait pengajaran coding dan AI di sekolah.

Previous articleTimnas Indonesia Siap Hadapi “Dark Arts” Sepak Bola ASEAN di Debut FIFA ASEAN Cup 2026
Next articleIndonesia Lolos ke Final Badminton Beregu Putra Asian Games 2026 Usai Kalahkan Thailand