Home Berita Olah Raga FIFA Copot COO Setelah Kritik Terbuka terhadap Rencana Privatisasi Piala Dunia

FIFA Copot COO Setelah Kritik Terbuka terhadap Rencana Privatisasi Piala Dunia

Sumbawanews.com,- Chief Operating Officer (COO) FIFA, Kevin Lamour, resmi diberhentikan pada 17 Agustus 2026, menyusul kritik terbukanya terhadap rencana Presiden FIFA Gianni Infantino untuk menjual hingga 20% saham Piala Dunia kepada investor swasta melalui proyek FIFA Forward Enterprise (FFE). Lamour, yang bergabung dengan FIFA pada November 2024 setelah menjabat sebagai wakil sekretaris jenderal UEFA, menyatakan bahwa rencana tersebut adalah “proyek satu orang” dan menuduh staf FIFA telah “ditipu” oleh Infantino terkait dampaknya. Ia bahkan bersiap kehilangan jabatannya, dengan tegas mengatakan, “Jika itu berarti saya kehilangan pekerjaan, maka biarlah.”

FIFA secara resmi mengonfirmasi berakhirnya hubungan kerja dengan Lamour pada hari yang sama, tanpa memberikan rincian lebih lanjut. Dalam pernyataan resminya, FIFA menyampaikan apresiasi atas dua tahun pengabdian Lamour dan mendoakan yang terbaik untuk masa depannya. Pemecatan ini terjadi tepat setelah Lamour mengungkapkan kekhawatiran serius kepada Associated Press pada akhir Juli 2026, bahwa rencana FFE yang bernilai hingga $20 miliar akan mengubah esensi sepak bola menjadi komoditas komersial. Ia juga mengecam perlakuan terhadap rekan-rekannya, menyebutnya sebagai “penghinaan dan intimidasi.”

Krisis internal FIFA semakin memburuk ketika Carlos Cordeiro, salah satu penasihat senior Infantino, juga mengundurkan diri pada hari yang sama sebagai bentuk protes terhadap rencana yang sama. Cordeiro menyebut proposal itu sebagai “kesepakatan yang buruk untuk sepak bola.” Kedua pengunduran diri ini terjadi setelah rencana FFE ditolak luas oleh berbagai konfederasi sepak bola dunia, memperdalam krisis kepemimpinan Infantino yang semakin dihadapkan pada tekanan dari pemain, organisasi, dan para pemimpin politik sepak bola global.

Previous articleJustin Hubner Diteror Rasisme, PSSI Serukan Stop Hate di Dunia Maya
Next articleArsenal Buka Musim dengan Tantangan Berat Lawan Coventry City