Sumbawanews.com,- Rabu, 9 September 2026, pukul 02.00 WIB, Estadio do Dragao menjadi saksi pertemuan kelima antara FC Porto dan Manchester City dalam laga Matchday 1 Liga Champions 2026/2027. Kedua tim datang dengan performa gemilang di kompetisi domestik, namun sejarah menunjukkan keunggulan mutlak City dalam head-to-head.
Manchester City membuka musim dengan kekalahan 0-3 dari Arsenal di Community Shield, tetapi langsung bangkit dengan kemenangan telak atas Bournemouth (2-1), Crystal Palace (4-1), dan Coventry City (1-0). Di laga terakhir melawan Coventry, Erling Haaland mencetak gol ketigaratus dalam karier profesionalnya, sekaligus memecahkan rekor Sergio Agüero sebagai pencetak gol terbanyak dalam sejarah klub. Namun, catatan tandang City di Liga Champions tetap menjadi kekhawatiran: dari sembilan laga tandang terakhir di kompetisi ini, mereka hanya menang dua kali dan kalah enam kali.
Sementara itu, FC Porto kembali ke panggung Eropa setelah absen dua musim. Di bawah asuhan Francesco Farioli, tim asal Portugal meraih lima kemenangan berturut-turut di Primeira Liga, mengalahkan Alverca, Rio Ave, Arouca, Viseu, dan Moreirense dengan 11 gol dicetak dan hanya satu kebobolan. Mereka juga menang 1-0 atas Torreense di Piala Super Portugal. Namun, dalam empat pertemuan sebelumnya melawan Manchester City di kompetisi Eropa, Porto belum pernah menang: tiga kali kalah dan sekali imbang—hasil imbang 0-0 terjadi di kandang sendiri pada Desember 2020.
Rekor pertemuan langsung menunjukkan dominasi City: pada 22 Oktober 2020, City menang 3-1 di Etihad; pada Februari 2012, mereka menang 4-0 di kandang dan 2-1 di Porto; hanya pada 12 Agustus 2006, Porto menang 1-0 di Manchester. Dengan performa saat ini yang mengesankan, Porto berharap bisa mengubah sejarah, tapi tantangan besar menanti di depan mata.
Laga ini disiarkan langsung melalui Vidio bagi penonton di Indonesia.















