Home Berita Olah Raga FAM Desak FIFA Jelaskan Kontroversi Tambahan Waktu Laga Indonesia vs Bangladesh

FAM Desak FIFA Jelaskan Kontroversi Tambahan Waktu Laga Indonesia vs Bangladesh

Sumbawanews.com,- Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) mendesak FIFA memberikan penjelasan resmi terkait perubahan mendadak tambahan waktu pada laga Timnas Indonesia melawan Bangladesh dalam ajang FIFA ASEAN Cup 2026, yang berlangsung pada Kamis, 1 Oktober 2026. Keputusan itu memicu protes keras dari FAM dan pelatih Bangladesh, Thomas Dooley, karena perubahan dari 2 menit menjadi 7 menit di injury time babak kedua memungkinkan Indonesia mencetak dua gol tambahan di menit ke-90+6 dan 90+7, sehingga skor berubah dari 7-2 menjadi 9-2 dan menggeser Malaysia dari posisi finis kedua ke babak final. Meski turnamen telah berakhir, FAM tetap mengejar kejelasan prosedur agar integritas kompetisi di Asia Tenggara tidak diragukan.

Laga penentuan tiket final berlangsung serentak: Malaysia menang telak 6-0 atas Singapura, sementara Indonesia menghadapi Bangladesh dalam kondisi masih tertinggal selisih gol. Saat wasit awalnya mengumumkan tambahan waktu 2 menit, Indonesia memimpin 7-2—hasil yang belum cukup untuk mengungguli Malaysia. Namun, ketika waktu ekstra diperpanjang menjadi 7 menit, Kevin Diks dan rekan-rekannya memanfaatkannya secara maksimal, mencetak dua gol lagi dalam dua menit terakhir pertandingan. Kemenangan 9-2 itu mengantarkan Indonesia ke final sekaligus menggusur Malaysia dari posisi teratas klasemen grup.

FAM dan pelatih Bangladesh, Thomas Dooley, langsung mengirimkan surat keberatan resmi ke FIFA, mempertanyakan dasar hukum dan prosedur di balik perubahan durasi tambahan waktu. Hingga akhir Oktober 2026, Sekretaris Jenderal FAM, Datuk Noor Azman Hj Rahman, mengonfirmasi bahwa pihaknya belum menerima respons apa pun dari FIFA. “Kami telah mengirimkan surat keberatan resmi, namun hingga saat ini belum menerima respons apa pun dari FIFA. FAM akan terus berkomunikasi dan mengejar jawaban dari FIFA,” ujarnya dikutip dari Sinar Harian, Jumat, 30 Oktober 2026.

Sementara itu, striker Timnas Indonesia, Mitchell Baker, yang menjadi salah satu pencetak gol dalam kemenangan 9-2 itu, menyatakan ambisinya tidak berhenti di gelar juara ASEAN Cup. Ia menegaskan ingin membawa Garuda menembus Piala Dunia dan tampil di Olimpiade, menunjukkan optimisme besar pasca kemenangan dramatis tersebut.

Previous articleIrfan Jaya Menyala di Super League, Apakah Layak Dipanggil John Herdman untuk FIFA Matchday November 2026?
Next articleWanita Tewas Tertemper KRL di Palmerah, Tiga Jadwal Green Line Terlambat