Sumbawanews.com,- Elkan Baggott menjadi pemain dengan kenaikan nilai pasar tertinggi setelah Timnas Indonesia menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026, dengan banderol melonjak dari 200 ribu euro menjadi 1,2 juta euro atau sekitar Rp28,4 miliar. Kenaikan sebesar 1 juta euro itu membuat bek yang membela Millwall itu menjadi pemain paling bernilai naik di antara seluruh peserta turnamen yang berlangsung dari September hingga Oktober 2026. Pencapaian ini menyusul peran krusialnya dalam perjalanan Skuad Garuda meraih gelar perdana turnamen tersebut, termasuk saat menghadapi Malaysia dan Thailand.
Di belakang Baggott, kiper Maarten Paes mencatat kenaikan 500 ribu euro, dari 1,5 juta euro menjadi 2 juta euro, sementara Nathan Tjoe-A-On naik dari 450 ribu euro menjadi 700 ribu euro. Justin Hubner juga masuk empat besar daftar kenaikan terbesar, melengkapi dominasi pemain Indonesia di puncak daftar. Di sisi lain, sejumlah pemain Thailand seperti Anan Yodsangwal, Peerawat Akratum, dan Jude Soonsup-Bell juga mencatat peningkatan nilai pasar, meski tidak menyamai lonjakan para pemain Garuda.
Timnas Indonesia mendominasi sepuluh besar daftar kenaikan nilai pasar dengan enam pemain masuk, sementara Thailand menyumbang tiga nama. Menariknya, Emil Audero—kiper yang tampil di final melawan Thailand pada 5 Oktober 2026 dan menggagalkan satu tendangan penalti dalam kemenangan 4-2 lewat adu penalti setelah skor 2-2 hingga perpanjangan waktu—tidak masuk dalam sepuluh besar, meski perannya vital dalam mengamankan gelar.
Kenaikan nilai pasar ini mencerminkan dampak besar dari keberhasilan Timnas Indonesia meraih trofi regional, meski tetap dipengaruhi oleh faktor lain seperti usia, performa di klub, kontrak, dan prospek karier jangka panjang. Turnamen ini tidak hanya mengukuhkan kebangkitan sepak bola Indonesia di kancah Asia Tenggara, tetapi juga membuka pintu bagi para pemainnya untuk lebih diperhitungkan di pasar transfer internasional.















