Sumbawanews.com,- Manajer Ducati Lenovo Team, Davide Tardozzi, memprediksi Aprilia akan segera menerapkan team order demi mendukung Jorge Martin merebut gelar juara dunia MotoGP 2026, menyusul dominasi tim Italia itu di Sirkuit Mandalika pada akhir pekan lalu. Pernyataan itu disampaikan Tardozzi usai balapan utama MotoGP Indonesia, Minggu (11/10/2026), di mana Martin finis ketiga dan tetap memimpin klasemen dengan selisih dua poin dari Marc Marquez. Tardozzi menilai langkah itu logis dan bahkan mengaku akan melakukan hal serupa jika berada di posisi Aprilia.
Ducati sempat mencuri perhatian pada sesi Sprint Sabtu (10/10/2026), ketika Marquez memanfaatkan insiden di Tikungan 1 dan masalah tekanan ban pada Martin untuk meraih kemenangan—sekaligus mengantarkannya ke puncak klasemen sementara untuk pertama kalinya musim ini. Namun, keunggulan itu lenyap dalam balapan utama. Aprilia mencatatkan sejarah dengan menguasai empat posisi teratas, sementara Marquez hanya finis keenam. Martin, meski hanya ketiga, tetap mempertahankan keunggulan poinnya karena pesaing utamanya, Marco Bezzecchi dan Raul Fernandez, finis di depannya.
“Bagi kami, datang dengan tertinggal dua poin dari Martin dan pulang dengan selisih yang sama merupakan sebuah keberhasilan,” ujar Tardozzi. Ia menekankan bahwa keunggulan Aprilia di Mandalika jelas—mereka lebih cepat, lebih konsisten, dan lebih kuat secara tim.
Ducati kini beralih fokus ke seri berikutnya di Australia. Tardozzi optimistis, jika timnya bisa mempertahankan performa kompetitif di sana, peluang memperjuangkan gelar juara dunia masih terbuka. “Jika kami mampu bertahan di Australia nanti, saya pikir persaingan untuk gelar juara dunia masih bisa kami kelola,” katanya.















