Home Berita Internasional Demokrat Kuasai Kongres AS Usai Pemilu Paruh Waktu 2026

Demokrat Kuasai Kongres AS Usai Pemilu Paruh Waktu 2026

Sumbawanews.com,- Pemilu paruh waktu Amerika Serikat pada 3 November 2026 mengubah peta kekuasaan di Washington, dengan Partai Demokrat merebut kendali Dewan Perwakilan Rakyat dan Senat dari Partai Republik. Kemenangan ini terjadi di tengah ketidakpuasan luas terhadap ekonomi dan biaya hidup, dengan survei menunjukkan tiga perempat pemilih merasa marah atau tidak puas terhadap arah negara. Demokrat berhasil memenangkan setidaknya 218 dari 435 kursi DPR, serta mengambil alih Senat dengan merebut tujuh kursi dari Republik di Kansas, Iowa, Texas, Ohio, Maine, North Carolina, dan South Carolina. Peralihan kekuasaan ini akan berdampak signifikan pada agenda legislatif Presiden Donald Trump mulai Januari 2027.

Kemenangan Demokrat mencakup sejumlah kejutan besar di wilayah yang sebelumnya menjadi basis kuat Trump. Di Kansas, Adam Hamilton menjadi senator Demokrat pertama sejak 1932, sementara di Texas, James Talarico menjadi orang pertama dari partai itu yang terpilih sebagai senator sejak 1988. Di South Carolina, Annie Andrews mengakhiri 28 tahun tanpa kemenangan Demokrat di Senat negara bagian itu. Di Iowa, Josh Turek menjadi senator Demokrat pertama sejak 2008, dan di Maine, Troy Jackson mengalahkan senator petahana Susan Collins yang berusaha mempertahankan kursinya untuk masa jabatan keenam.

Gelombang kemenangan juga meluas ke jabatan gubernur. Di Texas, Gina Hinojosa menjadi perempuan keturunan Amerika Latin pertama yang memimpin negara bagian itu, mengakhiri lebih dari tiga dekade kekuasaan Republik. Di Georgia, Keisha Lance Bottoms menjadi perempuan kulit hitam pertama yang terpilih sebagai gubernur di AS, sekaligus mengembalikan jabatan itu ke Demokrat setelah 28 tahun. Di Ohio, Amy Acton menang atas Vivek Ramaswamy, dan di Iowa, Rob Sand menjadi gubernur Demokrat pertama sejak 2006.

Survei AP Voter Poll mengungkapkan bahwa inflasi dan biaya hidup menjadi faktor utama yang memengaruhi pilihan pemilih, dengan delapan dari sepuluh responden mengaku mengalami kesulitan keuangan. Pemilih muda dan komunitas keturunan Latin juga menunjukkan pergeseran dukungan signifikan ke Demokrat dibandingkan pemilu presiden 2024. Meski demikian, Trump menolak menganggap hasil ini sebagai penolakan terhadap kepemimpinannya, justru menyalahkan kandidat Republik yang kalah.

Penguasaan Demokrat atas kedua kamar Kongres akan memperkuat pengawasan terhadap pemerintahan Trump dan membuka jalan bagi agenda legislatif oposisi. Hakeem Jeffries diperkirakan akan menjadi ketua DPR pertama yang berkulit hitam. Namun, Trump tetap mempertahankan hak veto dan kewenangan eksekutif penuh, sehingga konflik kekuasaan antara Gedung Putih dan Kongres diperkirakan akan mendominasi dua tahun ke depan.

Previous articleJokowi Berpotensi Diperiksa Terkait Dugaan Penyadapan, Kata Yusril
Next articlePersib Bandung Lawan Melbourne Victory, Duel Penentu Tiket 16 Besar ACL Two