Sumbawanews.com,- Dedi Kusnandar, gelandang bertahan kelahiran Sumedang, 23 Juli 1991, kini menjadi andalan Persib Bandung sebagai pemain pengganti yang andal, setelah kembali membela klub asal Bandung pada 26 Desember 2016 dan memperpanjang kontrak hingga 11 Januari 2025. Pemain berpostur 175 cm dengan kaki kanan dominan ini telah dua kali memperkuat Persib, setelah awalnya bergabung dari akademi Persib pada 2005 hingga 2008, lalu kembali setelah petualangan di Malaysia dan beberapa klub lain. Dedi dikenal mampu bermain di tiga posisi tengah—bertahan, tengah, hingga serang—meski lebih sering dimainkan sebagai pengaman lini tengah.
Karier Dedi dimulai di akademi Persib, sebelum pindah ke Pelita Jaya pada 2008 dan kemudian bergabung dengan Pelita Bandung Raya. Pada 1 Januari 2013, ia bergabung dengan Arema Cronus, tetapi hanya bertahan sekitar 11 bulan sebelum pindah ke Persebaya DU pada 25 November 2013. Setelah satu setengah tahun bersama Persib sejak 1 Juli 2014, ia hijrah ke Sabah FA di Malaysia pada 22 Januari 2016, namun kembali ke Bandung hanya 11 bulan kemudian. Sejak kembalinya pada akhir 2016, Dedi menjadi sosok konsisten di bangku cadangan Persib, dikenal karena disiplin taktis, pengalaman, dan kemampuan mengubah ritme permainan saat masuk sebagai pengganti.
Meski tak sering tampil sebagai starter, kontribusinya di lapangan kerap menjadi penentu di babak kedua. Dedi menjadi simbol kesetiaan di tengah arus perpindahan pemain, memilih tetap di Persib meski pernah menolak tawaran dari luar negeri dan klub-klub besar di Indonesia. Kini, di usia 33 tahun, ia tetap menjadi pilihan utama pelatih saat tim butuh ketenangan dan pengalaman di tengah lapangan.















