Sumbawanews.com,- Jeremy Mathieu, mantan bek Barcelona dan Timnas Prancis yang pernah mengangkat trofi Liga Champions 2014-2015 serta meraih dua gelar Liga Spanyol, kini bekerja sebagai manajer di toko peralatan olahraga Intersport di Cabries-Plan de Campagne, Marseille, Prancis. Pria berusia 42 tahun itu mengakhiri karier sepak bola secara mendadak pada 2020 akibat cedera lutut parah saat membela Sporting CP, dan sejak itu menjalani kehidupan jauh dari sorotan lapangan. Foto-fotonya yang sedang bekerja di toko viral di media sosial pada April 2025, memicu spekulasi luas—hingga akhirnya terkonfirmasi kebenarannya.
Mathieu mengungkapkan bahwa keputusannya bekerja di toko olahraga bukanlah pilihan gaya hidup, melainkan langkah darurat akibat masalah keuangan dan proses hukum yang sedang dihadapinya. Dalam wawancara eksklusif dengan beIN Sports, ia mengaku bahwa pekerjaan ini membantunya kembali bersosialisasi dan bangkit dari isolasi sosial. “Jika saya bekerja di Intersport, itu karena ada sesuatu yang terjadi yang menyebabkan banyak masalah bagi saya. Saya hanya bisa mengatakan bahwa saya sedang berada di tengah-tengah proses hukum,” ujarnya, dikutip dari Daily Mail pada 29 Oktober 2026.
Pekerjaan itu ia dapatkan atas saran mantan rekan setimnya, Loic Loval-Landre, yang prihatin melihat kondisi mental Mathieu pasca-pensiun. Sebelum bergabung dengan Intersport, ia sempat mengurung diri di rumah dan berjuang melawan depresi berat. Meski pernah mengantongi gaji hingga 100 ribu poundsterling per minggu di masa kejayaannya, Mathieu kini memilih hidup sederhana—bukan karena prinsip, tapi karena kebutuhan.
Kisahnya menjadi pengingat keras tentang betapa rapuhnya kehidupan atlet elite di luar lapangan, di mana kejayaan bisa lenyap dalam sekejap, dan kekuatan sejati justru teruji saat semua sorotan telah pergi.















