Sumbawanews.com,- China mengecam serangkaian serangan oleh kelompok Houthi terhadap bandara dan fasilitas energi Arab Saudi, yang menewaskan puluhan orang dan memicu krisis keamanan regional. Dalam konferensi pers pada Senin (12/10/2026), juru bicara Kementerian Luar Negeri China Mao Ning menyatakan keprihatinan serius atas meningkatnya kekerasan dan menyerukan semua pihak untuk menghindari tindakan yang memperburuk ketegangan. China mendesak penyelesaian konflik melalui dialog dan perundingan demi terwujudnya perdamaian di kawasan. Serangan terbaru Houthi pada Minggu (11/10) menghantam Bandara Internasional King Khalid di Riyadh, menewaskan satu orang dan melukai 11 lainnya, sementara serangan sehari sebelumnya menewaskan 12 orang dan melukai 309 — menjadi serangan paling mematikan di Arab Saudi dalam lebih dari satu dekade. Kelompok Houthi juga meningkatkan serangan terhadap fasilitas minyak dan kapal tanker di Laut Merah, memperdalam krisis yang telah berlangsung bertahun-tahun.















