Home Serba Serbi Tekno China Gunakan AI Claude untuk Melawan Pembangkang dan Diaspora Global

China Gunakan AI Claude untuk Melawan Pembangkang dan Diaspora Global

Sumbawanews.com,- Perusahaan kecerdasan buatan Anthropic melaporkan bahwa aktor negara China telah memanfaatkan model AI Claude secara sistematis untuk menargetkan pembangkang, jurnalis, kelompok minoritas agama, dan komunitas diaspora di seluruh dunia. Operasi ini, yang terungkap dalam laporan intelijen terperinci pada 11 September 2026, melibatkan unit yang terkait dengan aparat keamanan, propaganda, dan urusan keagamaan Partai Komunis China. AI digunakan untuk menyusun dokumen intelijen, merancang laporan investigasi, dan menghasilkan ringkasan situasional harian dengan mengadopsi narasi resmi Beijing, termasuk pelabelan pemerintahan Tibet di pengasingan sebagai “separatis ilegal” dan Falun Gong sebagai “sekte sesat”.

Para pelaku mengumpulkan data pribadi seperti tanggal lahir, riwayat imigrasi, dan akun media sosial individu-target, sekaligus memetakan lokasi keagamaan dengan detail arsitektural. Aktivitas ini berlangsung di platform domestik seperti WeChat, Douyin, dan Weibo, serta media sosial global seperti LinkedIn, Instagram, X, dan Facebook. Dalam satu kasus, seorang pengguna secara terbuka mengaku sebagai petugas keamanan informasi pemerintah China. Anthropic menegaskan bahwa teknologi ini telah menghilangkan hambatan tradisional antara serangan siber negara dan aksi individu, memungkinkan operasi canggih dilakukan hanya dengan akses API curian atau kerangka kerja multi-agen yang tersedia publik.

Previous articlePersib Bandung Menang 1-0 atas FC Seoul, Julio Cesar Cetak Gol Awal
Next articleJay Idzes Cedera Parah, Timnas Indonesia Kehilangan Kapten Jelang FIFA ASEAN Cup 2026