Sumbawanews.com,- Kamis 29 Oktober 2026 dini hari WIB, Chelsea tersingkir dari Piala Liga Inggris 2026-2027 setelah kalah 6-5 dalam adu penalti melawan Liverpool di Stadion Anfield, setelah bermain imbang 1-1 selama 90 menit. Morgan Rogers membuka keunggulan Chelsea lewat penalti di menit ke-40, sebelum Cody Gakpo menyamakan kedudukan untuk tuan rumah pada menit ke-43. Dalam adu penalti, Valentin Barco, Emmanuel Emegha, dan Wesley Fofana gagal menjalankan tugasnya, memastikan Liverpool melangkah ke perempatfinal.
Usai laga, pelatih Chelsea Xabi Alonso memuji semangat timnya yang bangkit setelah kekalahan telak dari Tottenham di liga pekan sebelumnya. Namun, pernyataannya tentang kompetisi ini justru memicu gelombang kritik. “Ini adalah kompetisi yang paling tidak penting bagi kami. Premier League adalah fokus utama,” ujar Alonso dalam wawancara dengan Sky Sports, seperti dikutip Give Me Sport pada Jumat (30/10/2026).
Komentar Alonso langsung memicu reaksi keras dari suporter, analis, dan media. Banyak yang menilai pernyataan itu meremehkan sejarah dan nilai simbolis Piala Liga Inggris, terutama setelah timnya bertarung habis-habisan hingga adu penalti. Di tengah tekanan hasil buruk di liga, kekalahan ini seharusnya menjadi momentum untuk membangun kembali kepercayaan, bukan justru mengabaikan kompetisi yang masih bisa memberi trofi.
Liverpool, yang kini melaju ke perempatfinal, terus menunjukkan konsistensi di berbagai ajang, sementara Chelsea harus menghadapi tekanan lebih besar menjelang jadwal liga yang semakin padat. Alonso sendiri kini berada di titik kritis, di mana keputusan taktis dan komunikasinya di depan media mulai dipertanyakan oleh pihak manajemen hingga fans.















