Sumbawanews.com,- Pendukung Persib Bandung, Bobotoh, bereaksi keras setelah gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye, secara terbuka mengkritik fasilitas latihan dan pemulihan klub yang dinilainya tak mengalami perbaikan meski Persib meraih gelar juara Super League selama tiga musim berturut-turut. Kritik Haye yang menyatakan lebih memilih memulihkan kondisi fisik di fasilitas rekan setimnya, Marc Klok, daripada di kandang klub, memicu gelombang kemarahan di media sosial, terutama di akun Instagram resmi Persib pada Selasa, 13 Oktober 2026.
Para Bobotoh membanjiri kolom komentar dengan unek-unek yang sudah lama tertahan. Banyak yang menyoroti ketidakjelasan progres perbaikan fasilitas sejak 2018, menyebutnya sebagai “gosip tanpa hasil” dan “manajemen terlena karena hat-trick juara.” Sejumlah suporter menyerukan aksi protes jika manajemen terus diam, dengan kalimat seperti, “Sudah waktunya demo, jangan diem terus,” dan “Dari 2018 gak ada perubahan.” Mereka juga mengkhawatirkan kondisi fisik pemain yang rentan cedera akibat jadwal padat—tiga laga dalam satu minggu—tanpa ada tanda penambahan skuad atau perbaikan infrastruktur pemulihan.
Haye sendiri secara eksplisit menyatakan, “Jika saya ingin menjalani latihan pemulihan, bagi saya lebih baik pergi ke tempat Marc (Klok) daripada ke klub, karena di klub, saya tidak bisa memulihkan kondisi.” Pernyataan ini bukan sekadar keluhan pribadi, tapi cerminan dari sistem yang dinilai gagal mendukung kebutuhan atlet di tengah tuntutan kompetisi modern. Reaksi Bobotoh bukan hanya soal fasilitas, tapi kepercayaan terhadap kepemimpinan klub yang semakin goyah.















