Sumbawanews.com,- Pembalap Aprilia, Marco Bezzecchi, mengakui peluangnya untuk merebut gelar juara dunia MotoGP 2026 kini sangat tipis setelah finis keenam di MotoGP Malaysia. Hasil itu memperlebar jurang poinnya dengan sang pemimpin klasemen, Marc Marquez, yang kini unggul 67 poin. Bezzecchi menilai Sirkuit Sepang tidak cocok dengan karakter motor Aprilia, sehingga performa tim terhambat di balapan yang justru ia butuhkan untuk mengejar ketertinggalan.
Setelah balapan di Malaysia, Bezzecchi mengaku bahwa tim kini beralih fokus ke MotoGP Qatar pada 6–8 November, di mana Sirkuit Losail dianggap lebih sesuai dengan kekuatan Aprilia. Meski demikian, ia tetap realistis menilai kemungkinan mengejar gelar. “Menurut saya, lebih besar kalah dibanding menang,” ujarnya. Namun, ia menegaskan komitmennya untuk terus memberikan yang terbaik di setiap balapan, tanpa mengabaikan usaha maksimal di setiap sesi latihan dan lomba.
Bezzecchi juga mengapresiasi performa Marquez yang konsisten, mengakui bahwa lawannya sedang berada di puncak bentuknya. Dengan sisa tiga balapan tersisa, Bezzecchi memilih fokus pada proses, bukan hanya hasil akhir. Ia yakin bahwa konsistensi dan kerja keras di setiap minggu akan menjadi fondasi kuat untuk masa depan, meski gelar juara 2026 tampak semakin jauh dari jangkauan.















