Sumbawanews.com,- Netizen Indonesia bersuara keras setelah media Malaysia mengunggah video yang menampilkan pemain Moto3, Mario Aji dan Hakim Danish, sedang membatik dengan keterangan “Saat Hakim Danish mengajari Mario Aji untuk membatik” menjelang balapan Moto3 Malaysia. Unggahan itu langsung memicu gelombang kemarahan di media sosial, dengan ribuan warganet menilai tindakan itu sebagai upaya mengaburkan asal-usul budaya Indonesia. “Batik punya Indonesia,” tegas salah satu komentar yang viral. Banyak yang menyoroti motif batik pada helm Mario Aji sebagai bukti nyata kekayaan budaya Nusantara, sementara yang lain menyindir: “Ngajarin ikan berenang.” Kritik tajam juga menyasar kebijakan media Malaysia yang dianggap sengaja memicu sensitivitas budaya, terutama setelah sejarah klaim serupa pada 2006 silam yang sempat memicu ketegangan diplomatik. Pada 2 Oktober 2009, UNESCO secara resmi menetapkan batik Indonesia sebagai Warisan Budaya Takbenda Dunia, sekaligus mengukuhkan 2 Oktober sebagai Hari Batik Nasional — sebuah pengakuan internasional yang tak terbantahkan.















