Sumbawanews.com,- Barcelona dikalahkan 1-2 oleh Real Madrid dalam laga El Clásico pekan ke-10 LaLiga 2026-2027, Senin (26/10/2026) dini hari WIB, di Spotify Camp Nou. Kylian Mbappe mencetak dua gol—di babak pertama dan menit ke-87—sedangkan Raphinha menyamakan kedudukan untuk Barcelona. Kekalahan ini memutus rekor sembilan kemenangan beruntun Blaugrana di liga. Pelatih Hansi Flick mengakui timnya kehilangan keseimbangan dan kelancaran di momen krusial, sambil menyoroti kelelahan fisik akibat jadwal padat. Ia menekankan pentingnya pemulihan mental dan fisik sebelum laga berikutnya.
Flick tak bisa menyembunyikan kekecewaan usai kekalahan ini. “Kami punya peluang, tetapi kurang kelancaran. Di babak kedua, tim mulai memberikan tekanan, tetapi pada kesempatan itu kami mengalami keterputusan besar yang membuat kami kalah,” ujarnya, dikutip dari Diario AS. Ia menilai koordinasi antarlini dan energi pemain tak mampu bertahan hingga akhir laga, terutama setelah gol penyama kedudukan Raphinha.
Meski Barcelona masih memimpin klasemen, kekalahan ini mengurangi jarak keunggulan mereka menjadi hanya dua poin dari Atletico Madrid. Flick meminta para pemainnya segera bangkit, melupakan kekecewaan, dan fokus pada tantangan berikutnya. “Kita harus melepaskan diri dari beban latihan. Kita perlu mengembalikan kesegaran dari pertandingan-pertandingan sebelumnya,” tegasnya.
Di sisi lain, pelatih Real Madrid, Jose Mourinho, memuji organisasi permainan, fokus, dan keberanian timnya. “Ini kemenangan besar,” ucapnya, mengapresiasi ketahanan dan ketajaman serangan timnya di momen-momen penentu. Mbappe, dengan dua golnya, kembali menjadi pahlawan, memperkuat reputasinya sebagai penyelesaian akhir terbaik di liga musim ini.















