Home Berita Olah Raga Asian Games 2026 Terancam Jadi Terburuk, Akomodasi dan Transportasi Kacau

Asian Games 2026 Terancam Jadi Terburuk, Akomodasi dan Transportasi Kacau

Sumbawanews.com,- Asian Games Aichi-Nagoya 2026 tengah menghadapi krisis operasional yang memicu kemarahan delegasi dan kekhawatiran luas akan citra tuan rumah. Berbagai keluhan muncul dari akomodasi atlet, kualitas makanan, hingga gangguan transportasi, yang terjadi selama turnamen berlangsung. Panitia penyelenggara (AINAGOC) mengakui adanya masalah, tetapi menyalahkan keterlambatan pada dokumen delegasi yang belum lengkap, bukan kegagalan sistem. Atlet ditempatkan di hotel, kontainer kayu, dan bahkan kapal pesiar sebagai upaya menekan biaya—namun solusi ini justru memicu kekacauan, termasuk kebanjiran di unit kontainer dan shuttle bus yang tak datang. Tim basket putra Korea Selatan bahkan terpaksa pindah akomodasi dan membatalkan latihan karena keterlambatan transportasi, sementara chef de mission Lee Sang-hyun menuntut tindakan nyata, bukan sekadar permintaan maaf.

Masalah tak berhenti di akomodasi. Layanan makanan di venue teqball menjadi sorotan setelah sejumlah atlet mengeluhkan kualitasnya. AINAGOC menegaskan bahwa makanan bermasalah itu bukan disediakan langsung oleh panitia, melainkan oleh pemasok resmi asal Australia, Global Hospitality Group K.K. Japan. Di tengah kritik, perusahaan asal Prancis, GL Events, yang bertanggung jawab atas desain venue, infrastruktur, akreditasi, hingga seremoni kemenangan, juga mendapat tekanan. Sumber dari industri acara mengungkapkan kekhawatiran bahwa permintaan lokal sering kali tidak mendapat respons memadai.

Dengan pertandingan masih berlangsung, tekanan semakin meningkat. Laporan dari SCMP memperingatkan bahwa jika persoalan ini tak segera diperbaiki, Asian Games 2026 berisiko dicatat sebagai edisi terburuk dalam sejarah ajang multi-event Asia. Kini, seluruh mata tertuju pada kemampuan panitia untuk memperbaiki sistem operasional sebelum turnamen berakhir—bukan hanya demi kelancaran laga, tapi juga untuk menyelamatkan reputasi Jepang sebagai tuan rumah yang andal.

Previous articleManchester United Pertimbangkan Antonio Conte Gantikan Carrick
Next articleSingapura Siap Hadapi Indonesia di Pembuka FIFA ASEAN Cup 2026