Home Berita Olah Raga AC Milan dan Inter Milan Bertemu dalam Derby Panas di Perth

AC Milan dan Inter Milan Bertemu dalam Derby Panas di Perth

Sumbawanews.com,- AC Milan dan Inter Milan bertemu dalam laga uji coba pramusim di Stadion Optus Perth, Australia, Rabu (5/8), memperpanjang rivalitas legendaris Derby della Madonnina di tengah persiapan menjelang Serie A 2026/2027. Kedua klub, yang sama-sama membangun ulang tim pasca musim lalu, saling beradu strategi di luar Italia—Milan di bawah pelatih baru Ruben Amorim, sementara Inter berusaha mempertahankan gelar juara yang baru saja diraih. Pertemuan ini bukan sekadar latihan, tapi ujian mental dan taktis bagi kedua tim yang memiliki sejarah saling mengalahkan di berbagai kompetisi.

Milan mencatatkan lima kemenangan tanpa kekalahan dari tujuh pertemuan terakhir melawan Inter di semua ajang, termasuk kemenangan 1-0 di Serie A musim lalu. Namun, setelah meraih kemenangan ganda atas Inter untuk pertama kalinya sejak 2011, performa Rossoneri justru merosot tajam, gagal lolos ke Liga Champions, dan memicu pergantian pelatih mendadak—Max Allegri digantikan Ruben Amorim, yang baru saja dipecat dari Manchester United. Debut Amorim bersama Milan berakhir imbang 2-2 melawan Celtic di Glasgow, dengan dua gol dari bintang muda Francesco Camarda yang menyelamatkan tim dari kekalahan.

Sementara itu, Inter menutup musim lalu dengan gemilang: meraih Scudetto ke-21 dan Coppa Italia ke-10 dalam sejarah klub, sekaligus menjadi tim pertama sejak 2010 yang mengawinkan dua trofi domestik. Di bawah arahan Cristian Chivu, I Nerazzurri finis di puncak klasemen dengan selisih 11 poin dari Napoli. Persiapan pramusim mereka pun impresif: menang telak 16-0 atas SV Aasen di Jerman, menang 2-1 atas Karlsruher, lalu menang lewat adu penalti atas Manchester City di Hong Kong.

Laga di Perth menjadi momen krusial bagi kedua tim untuk menguji kesiapan tim sebelum Serie A dimulai. Bagi Milan, ini kesempatan membuktikan perubahan di bawah Amorim mampu mengembalikan kejayaan. Bagi Inter, ini ujian untuk menunjukkan bahwa gelar juara bukan keberuntungan, tapi bukti konsistensi. Derbi ini bukan sekadar pertandingan persahabatan—ini perang gengsi yang telah berlangsung selama puluhan tahun, kini kembali menyala di benua lain.

Previous articleBernardo Silva Pilih Madrid, Tutup Babak Sembilan Tahun di City
Next articleJorge Martin Buru-Buru Raih Kemenangan di Silverstone, Puncak Klasemen MotoGP 2026