Sumbawanews.com,- AC Milan menghadapi RB Salzburg pada Matchday 2 Liga Europa 2026/2027, Kamis (15/10/2026) pukul 23.45 WIB di Red Bull Arena, Salzburg. Pertandingan ini menjadi kesempatan bagi Rossoneri untuk memperbaiki catatan setelah kalah 0-2 dari Benfica di laga pembuka di San Siro, sementara Salzburg datang dengan semangat tinggi usai menang 1-0 sebagai tamu di laga pertama. Pertandingan dapat disaksikan secara langsung melalui SCTV dan Vidio.
Milan datang dalam kondisi tidak stabil, dengan hanya satu kemenangan dari lima laga terakhir di semua kompetisi: kemenangan 3-0 atas Lecce pada 21 September 2026. Tiga laga lainnya berakhir imbang—1-1 melawan Sassuolo, 2-2 melawan Lazio, dan 1-1 melawan Juventus—sambil mengalami kekalahan telak 0-2 dari Benfica. Di sisi lain, Salzburg menunjukkan performa fluktuatif: menang 3-0 atas Sturm Graz, tapi kalah 1-2 dari FC Blau Weiss Linz, dan bermain imbang 0-0 melawan Grazer AK dalam laga terakhir mereka.
Rekor head-to-head antara kedua tim menunjukkan dominasi Milan: pada 3 November 2022, mereka menang telak 4-0 di San Siro, sebelum bermain imbang 1-1 di kandang Salzburg pada 7 September 2022 dalam laga Liga Champions. Kedua tim kembali bertemu dalam kompetisi Eropa setelah pertemuan terakhir itu.
Susunan pemain yang diharapkan: AC Milan tampil dengan formasi 3-4-2-1, dipimpin kiper Mike Maignan, lini belakang Fikayo Tomori, Koni De Winter, dan Strahinja Pavlovic, lini tengah Samuel Chukwueze, Yunus Musah, Luka Modric, dan Davide Bartesaghi, dengan Christian Pulisic dan Alphadjo Cisse sebagai penghubung, serta Goncalo Ramos sebagai ujung tombak. Sementara Salzburg bermain 4-2-3-1 dengan Christian Zawieschitzky di gawang, lini belakang Stefan Lainer, Soumaila Diabate, Tim Drexler, dan Robin Schmid, lini tengah Bartosz Mazurek dan Abubakr Barry, serta trio serang Edmund Baidoo, Sota Kitano, dan Yorbe Vertessen, didukung striker Karim Konate.
Pertandingan ini bukan hanya soal tiga poin, tapi juga soal kebangkitan mental bagi Milan yang terpuruk di kandang, dan kesempatan bagi Salzburg untuk membuktikan bahwa kemenangan awal mereka bukan kebetulan.















