Home Serba Serbi Tekno 5.000 Guru Gerak Lawan Disrupsi AI dengan Penguatan Peran Kemanusiaan

5.000 Guru Gerak Lawan Disrupsi AI dengan Penguatan Peran Kemanusiaan

Sumbawanews.com,- Di tengah pesatnya perkembangan kecerdasan buatan, lebih dari 5.000 guru dari 314 kabupaten/kota di Indonesia bergerak aktif mempertahankan peran sentral pendidik dalam proses belajar-mengajar. Mereka berpartisipasi dalam Festival Guru 2026 yang digelar ORBIT Edutech pada 7–8 November 2026, untuk belajar mengintegrasikan AI sebagai alat bantu, bukan pengganti. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah menegaskan bahwa meski AI mampu menjawab pertanyaan, ia tak mampu menumbuhkan karakter peserta didik—sehingga guru tetap menjadi jantung pendidikan. Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Nunuk Suryani menekankan bahwa kekhawatiran guru akan tergantikan justru harus diubah menjadi kesadaran untuk beradaptasi. Melalui pelatihan praktis seperti teknik prompt AI yang mempercepat persiapan mengajar, para guru kini dilengkapi kemampuan untuk meningkatkan efisiensi tanpa mengurangi nilai kemanusiaan dalam pendidikan.

Previous articlePersib Bandung Hadapi Java United di Jatidiri, Duel Seru Menanti