Mataram – Menjawab issue yang berkembang di tengah masyarakat terkait arah dukungan Partai Amanat Nasional (PAN) ketua DPW PAN NTB H. Mu’azzim Akbar angkat bicara. PAN sejak awal sudah clear and clean mendukung pasangan bupati / Wakil Bupati sumbawa Ir. H. Syarafuddin Jarot MP – Ir. H. Mokhlis M.Si sebagai calon yang akan di usung pada pilkada Sumbawa 2020.
Adapun claim dari salah satu calon terhadap dukungan PAN, Mu’azzim membantah dengan tegas. ” PAN sejak awal sudah memberikan dukungan ke Jarot-Mokhlis”.
Mu’ azzim menjelaskan, dukungan PAN di buktikan dengan langsung di terbitkannya SK berbentuk B.1-KWK. bahkan PAN merupakan yang pertama mengeluarkan SK berbentuk B.1-KWK yang di tandatangani ketua umum dan sekretaris jendral DPP PAN tertanggal 24 juni 2020.
Surat keputusan bernomor PAN/Kpts/KU.SJ/082/VI/2020 tertanggal 24 juni 2020 itu merupakan keputusan final PAN. “Kita sudah sejak awal putuskan mulai dari tingkat kabupaten melalui penjaringan lalu ke DPW melalui mekanisme yang cukup panjang,” tegas Mu’azzim.
Muazzim mengakui ada keinginan dari PDIP untuk membangun koalisi dengan PAN. Tapi upaya PDIP ini dinilainya sudah sangat terlambat. Sejak awal PDIP sudah mendeklirkan mengusung pasangan Mo—Novi. Namun belakangan saat H-1 sebelum pendaftaran calon, SK PDIP terbit tidak sesuai dengan hasil Desk Pilkada. Karena terlambat, PDIP kelabakan mencari partai koalisi. Sebab seluruh parpol yang memiliki kursi di DPRD Sumbawa sudah selesai berkoalisi dan mengusung paket masing-masing. “Nah sekarang PDIP mau berkoalisi dengan siapa? Dia (PDIP) mencoba rayu-rayu PAN, tapi PAN sudah final untuk Jarot-Mokhlis. PAN sudah menutup peluang bagi calon manapun, karena mengusung Jarot—Mokhlis sudah final,” pungkasnya


















