Home Berita Kabupaten Sumbawa Butuh 100 Ribu Dosis Lebih Hingga Akhir Desember

Kabupaten Sumbawa Butuh 100 Ribu Dosis Lebih Hingga Akhir Desember

Sumbawa Besar, sumbawanews.com – Untuk mengejar target 70 persen sutinkan dosis pertama, dan minimal 50 persen dosis kedua, dibutuhkan lebih dari 100 ribu dosis vaksin. Target tersebut, sebelumnya telah ditetapkan oleh Bupati Sumbawa hingga akhir Desember mendatang.

“Pak bupati mengharapkan, kalau dosis satu sampai 70 persen sampai akhir desember, minimal dosis duanya sampai 50 persen. Artinya kalau untuk mengejar keduanya, kita masih butuh 100 ribu dosis lebih,” Junaedi, S.Si.,A.Pt.,M.Si., Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa, di ruang kerjanya Senin (22/11).

Ia menjelaskan, untuk mengejar dosis satu hingga akhir desember, masih dibutuhkan sektiar 64 ribu dosis. Sebab saat ini, dosis pertama masih mencapai 53,21 persen. Sedangkan dosis kedua mencapai 23,64 persen dan diuapayakan mencapai 50 persen diakhir desember mendatang.

“Tentu juga yang dosis kedua, masyarakat yang sudah jatuh tempo untuk vaksin kedua, kita juga mengejar target itu. Sehingga tidak terlalu jauh gab-nya. Untuk vaksinasi di Kabupaten Sumbawa, hingga hari ini update data pukul 06.00 wita, untuk dosis pertama kita sudah capai 53,21 persen. Sedangkan dosis kedua 23,64 persen,” ucapnya.

Ia mengatakan, Bupati Sumawa, H.Mahmud Abdullah, hari ini menandatangani surat permohonan kepada Kepala Dinas Kesehatan Provinsi, agar dapat memberikan support terhadap target Pemda Sumbawa. “Pak bupati hari juga akan menandatangani surat permohonan kepada kadinkes provinsi, agar bisa mensopport rencana kita untuk mengejar target 70 persen dosis pertama, dan 50 persen dosis dua diakhir Desember. Jadi permintaan sekitar 50-100 dosis. Insya Allah hari ini akan ditandatangani pak bupati,” tuturnya.

Disebutkan, satu-satunya kendala dalam proses vaksinasi di Kabupaten Sumbawa yakni kesinambungan ketersediaan vaksin. Dan ketersediaan tersebut tergantun droping dari pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat.

Ia menjelaskan, berbagai pihak telah dan akan membantu ketersediaan dan penyaluran vaksin di Kabupaten Sumbawa. Seperti rencana kerjasama antara Pemda Sumbawa dengan Bank BCA melalui Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Republik Indoneisia, untuk memberikan 10 ribu dosis vaksin.

“Ini yang jadi masalah di kita, karena kita tergantung droping. Walaupun berbagai pihak juga ada yang membantu, tanggal 3 Desember kita juga ada kerjasama dengan Bank BCA dan OJK kita dibantu vaksin sekitar 10 ribu dosis,” jelasnya.

Diakui, antusiasme masyarakat Sumbawa untuk mendapatkan vaksin sangat tinggi, berkat bantuan dari Polres Sumbawa serta Kodim/1607 Sumbawa, hingga jajaran tingkat desa. Terutama dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat dan mengarahkan sasaran.

“Sekarang ini antusiasme masayrakat sangat luar biasa, berkat bantuan dan polres melalui polsek, babinkantibmas. Begitu juga kodim melalui Koramil dan babinsa, serta forum komunikasi pimpinan di kecamatan, dan teman-teman satgas covid di masing-masing kecamamatan. Terutama dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat dan mengarahkan sasaran. Itu luar biasa sekali, sehingga kami dari kesehatan fokus kepada kegiatan vaksinasinya. Itu kerjasama yang sudah bagus sebenarnya. Cuma kita terkendala kontinuitas ketersediaan vaksin,” katanya. (Using)

Previous articlePresiden Dorong Peningkatan Kerja Sama ASEAN-RRT
Next articleMenag: Insya Allah akan Ada Kabar Baik Tentang Haji dan Umrah
Kami adalah Jurnalis Jaringan Sumbawanews, individu idealis yang ingin membangun jurnalistik sehat berdasarkan UU No.40 Tahun 1999 tentang PERS, dan UU No.14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi. Dalam menjalankan Tugas Jurnalistik, kami sangat menjunjung tinggi kaidah dan Kode Etik Jurnalistik, dengan Ethos Kerja, Koordinasi, Investigasi, dan Verifikasi sebelum mempublikasikan suatu artikel, opini, dan berita, sehingga menjadi suatu informasi yang akurat, baik dalam penulisan kata, maupun penggunaan tatabahasa.