Home Berita Olah Raga Juara Sepak Bola Putri Dini Garut Lahir dari Dominasi 13-0 dan Gol...

Juara Sepak Bola Putri Dini Garut Lahir dari Dominasi 13-0 dan Gol Tunggal yang Menentukan

Sumbawanews.com,- Minggu, 8 November 2026, dua sekolah dasar di Garut resmi menjadi juara dalam penyelenggaraan perdana MilkLife Soccer Challenge (MLSC) Garut Seri 1 2026-2027. SDN 1 Cinunuk keluar sebagai pemenang di kelompok usia 10 setelah mengalahkan SDN 2 Muarasanding 1-0, sementara SDN 1 Mekarmukti merajai KU 12 dengan kemenangan telak 13-0 atas MIN 4 Garut dalam laga final.

Kemenangan SDN 1 Cinunuk ditentukan oleh gol tunggal Alika Nayla Putri, yang memanfaatkan kecepatan dan kecerdikan individu untuk membongkar pertahanan lawan dari garis tengah, lalu menyelesaikan peluang dengan tembakan akurat ke sisi kiri gawang. Pelatih Yuga Nugraha Putra mengaku timnya hanya memiliki satu minggu persiapan, namun fokus pada kerja sama dan usaha maksimal membuahkan hasil.

Di kelas KU 12, SDN 1 Mekarmukti menunjukkan dominasi luar biasa sepanjang turnamen, mencetak 124 gol tanpa kebobolan sama sekali. Dalam laga final, Raisya Rena Alfiyani mencetak tujuh gol di babak pertama—pada menit ke-1, 4, 7, 8, 11, 14, dan 15—sementara Naffisa Aqila Himawan menambah tiga gol, membawa skor menjadi 10-0 saat istirahat. Di babak kedua, Naura Anindya Lakeisha mencetak dua gol pada menit ke-17 dan 20, lalu Berlinda Allina Syafitri menutup kemenangan dengan gol ke-13.

Raisya Rena Alfiyani, pemain berusia 11 tahun yang berposisi gelandang, menjadi top scorer turnamen dengan 49 gol. Ia mengatakan kedisiplinan dalam latihan menjadi kunci keberhasilan tim. Pelatih Irman Muhamad Asmara mengapresiasi kerja keras para pemain dan menyebut sebagian besar anggota tim tergabung dalam I.KO.CI Football Training Camp, yang terintegrasi dengan Akademi Persib Bandung untuk pembinaan usia dini. Ia berharap keberhasilan ini menjadi pijakan untuk mengirimkan skuad terbaik Garut ke ajang nasional MLSC All-Stars.

Kepala Bidang SD Dinas Pendidikan Kabupaten Garut, Hj. Ai Sadidah, menilai MLSC sebagai langkah strategis dalam memperluas pembinaan sepak bola putri sejak usia sekolah dasar. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara sekolah, pemerintah, masyarakat, dan SSB agar bakat-bakat perempuan di Garut bisa berkembang secara berkelanjutan. “Ini sungguh hal luar biasa di penyelenggaraan pertama. Dengan antusiasme ini, saya optimis akan lahir talenta-talenta sepak bola putri dari Garut,” ujarnya.

Previous articleJuara KU 10 dan KU 12 MLSC Garut 2026-2027 Terungkap, Raisya Catat 49 Gol