Sumbawanews.com,- Presiden FIFA Gianni Infantino menjadi sorotan setelah diketahui memesan fasilitas VIP khusus untuk istri, tiga anak, dan anjing peliharaannya selama kunjungan ke Bandara Internasional Miami, Amerika Serikat, sejak Januari 2024. Menurut laporan New York Post, keluarga Infantino tercatat telah menggunakan fasilitas tersebut sebanyak 125 kali. Permintaan fasilitas mewah itu, termasuk untuk anjing-anjing mereka, diajukan oleh perwakilan FIFA dan dikonfirmasi oleh juru bicara bandara, Greg Chin, yang menyatakan bahwa permintaan tersebut sah berdasarkan kebijakan bandara bagi pejabat tinggi organisasi non-pemerintah.
Meski FIFA membela bahwa layanan tersebut diberikan secara cuma-cuma sesuai panduan bandara dan atas saran mantan penasihat presiden FIFA, kritik tajam muncul dari kalangan etika olahraga. Antoine Duval dari TMC Asser Institute Den Haag menilai tindakan itu sebagai penyalahgunaan jabatan, terutama jika permintaan fasilitas pribadi dilakukan atas nama organisasi yang dipimpin Infantino. Kontroversi ini memicu debat tentang batas antara hak istimewa jabatan dan penyalahgunaan kekuasaan, terutama ketika kebutuhan pribadi—termasuk hewan peliharaan—dipenuhi dengan sumber daya publik.
FIFA menegaskan bahwa akses VIP untuk keluarga presiden diizinkan berdasarkan kebijakan bandara yang berlaku, dengan penilaian kasus per kasus. Namun, publik dan pakar etika terus mempertanyakan apakah posisi tertinggi di dunia sepak bola seharusnya mengarahkan sumber daya organisasi untuk kepentingan pribadi, sekecil apa pun bentuknya.















