Sumbawanews.com,- PSS Sleman akan membuka laga Grup F I League Cup 2026 melawan PSGC Ciamis di Stadion Maguwoharjo, Rabu (4/11/2026) sore WIB. Pertandingan ini menjadi debut resmi kedua tim di turnamen yang kembali digelar setelah tujuh tahun vakum, sekaligus ajang penting untuk mengukur kedalaman skuad di tengah jadwal padat kompetisi. I League Cup 2026 diikuti 38 tim—18 dari BRI Super League dan 20 dari Pegadaian Championship—dibagi dalam 12 grup, dengan PSS sebagai wakil liga atas dan PSGC dari kasta kedua. Turnamen ini diharapkan menjadi ruang kompetitif tambahan bagi pemain untuk membuktikan diri.
PSS Sleman datang dengan performa kurang menggembirakan di BRI Super League, baru mengumpulkan empat poin dari delapan laga. Pelatih baru Pieter Huistra menyiapkan tiga pemain asing sebagai tulang punggung: Stefan Ashkovski, Lucao, dan Gustavo Tocantins. Di lini tengah, kepercayaan diberikan kepada pemain lokal seperti Kim Kurniawan, Dominikus Dion, dan Arda Alfareza. Turnamen ini juga menjadi kesempatan emas bagi pemain yang jarang tampil di liga utama, seperti Fachruddin Aryanto, Markus Madjar, Junior Haqi, dan Isfandyar Abdillah, untuk menunjukkan kapasitasnya di hadapan publik Sleman.
Sementara itu, PSGC Ciamis memulai turnamen ini dengan tantangan besar setelah kesulitan bersaing di Grup A Pegadaian Championship. Ezechiel Ndouasel tetap menjadi andalan utama tim asal Ciamis itu, menjadi harapan utama dalam menciptakan peluang dan membangun kepercayaan diri tim. Format turnamen yang memungkinkan rotasi pemain diharapkan bisa memberi ruang bagi PSGC untuk membangun ritme dan menemukan formulasi terbaik di tengah tekanan performa yang belum stabil.
I League Cup 2026 menjadi ajang penting bukan hanya untuk meraih poin, tetapi juga untuk membangun fondasi jangka panjang bagi klub-klub yang ingin tetap relevan di kancah sepak bola nasional.















