Sumbawanews.com,- Penyerang CD Tenerife, Jesus de Miguel, meninggal dunia pada Selasa (3/11) pukul 08.00 waktu setempat, setelah mengalami benturan keras dengan kiper FC Andorra, Jesus Owono, pada menit ke-90+6 laga pekan ke-12 Liga Segunda di Stadion Heliodoro Rodriguez Lopez, Senin (2/11). Insiden terjadi saat De Miguel melayang menyambut umpan lambung dalam serangan balik, dan Owono keluar dari gawang dengan kecepatan tinggi, menghantam dada pemain berusia 30 tahun itu. De Miguel langsung tak sadarkan diri akibat henti jantung, pertandingan yang berakhir 2-2 pun dihentikan seketika. Ia dilarikan ke Rumah Sakit Universitas Nuestra Señora de Candelaria dan menjalani perawatan intensif, namun kondisinya memburuk pada dini hari Selasa hingga akhirnya meninggal.
De Miguel, lahir di Madrid, adalah pencetak 11 gol bagi Tenerife musim ini dan menjadi salah satu pilar serangan tim. Klub mengungkapkan duka mendalam dalam pernyataan resminya: “Kami sangat sedih, tenggorokan kami tercekat dan tidak percaya bahwa ini benar-benar terjadi.” Mereka juga menyatakan berdiri bersama keluarga korban dan seluruh suporter Tenerife yang meratapi kehilangan ini. FC Andorra pun menyampaikan belasungkawa terdalam, menyebut hati mereka “hancur dan remuk” atas tragedi yang menimpa rekan sesama pemain. Owono, yang menerima kartu merah langsung setelah insiden, tidak disebutkan mengalami cedera atau dampak hukum lebih lanjut. Dunia sepak bola kini berduka atas kepergian seorang pemain yang masih dalam masa puncak karier.















