Sumbawanews.com,- Timnas voli pantai putra Indonesia dipastikan kehilangan kesempatan mempertahankan medali emas di SEA Games 2027 di Malaysia, setelah cabang olahraga ini resmi dihapus dari daftar pertandingan oleh Federasi SEA Games (SEAGF). Keputusan itu diumumkan pada 30 Oktober 2026, saat SEAGF menetapkan 473 nomor pertandingan dari 43 cabang olahraga, tanpa menyertakan voli pantai. Ini menjadi pukulan berat bagi Indonesia, yang sejak 2003 selalu mendominasi nomor putra dengan raihan emas berturut-turut, termasuk emas terbaru di SEA Games 2025 Thailand setelah mengalahkan tuan rumah lewat golden match.
Kepala Seksi Voli Pantai PP PBVSI, Slamet Mulyanto, menyatakan kekecewaan atas keputusan tersebut, mengingat voli pantai merupakan cabang yang dipertandingkan di Olimpiade dan telah menjadi kebanggaan olahraga nasional. “Voli pantai Indonesia mempunyai prestasi yang patut diberi ruang untuk dipertahankan dan ditingkatkan,” ujarnya dalam rilis PBVSI pada 3 November 2026. Hilangnya voli pantai tidak hanya menghapus simbol kejayaan, tetapi juga menghentikan momentum pembinaan atlet, pelatih, dan federasi yang telah dibangun selama bertahun-tahun.
Meski demikian, PBVSI menegaskan komitmen untuk terus mempersiapkan atlet menghadapi kejuaraan Asia dan dunia, serta jalur kualifikasi Olimpiade sesuai kalender kompetisi internasional. Dengan voli pantai tetap eksis di panggung global, Indonesia berharap bisa mempertahankan reputasinya di level tertinggi, meski tak lagi berlaga di pesta olahraga se-Asia Tenggara.















