Sumbawanews.com,- Polda Sumatera Selatan mengoptimalkan fungsi pembinaan masyarakat (binmas) melalui pelatihan intensif bagi Bhabinkamtibmas dan memperkuat sinergi dengan TNI serta elemen masyarakat, guna mempertahankan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif di seluruh 17 kabupaten dan kota di wilayahnya. Kepolisian menekankan pendekatan preemtif sebagai strategi utama mencegah gangguan keamanan sebelum terjadi.
Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Nandang Mukmin Wijaya, menjelaskan bahwa binmas memiliki peran krusial dalam mencegah potensi gangguan kamtibmas melalui pembinaan langsung kepada masyarakat, pengawasan terhadap pengamanan swakarsa, dan koordinasi dengan polisi khusus. Untuk memperkuat kapasitas personel, Polda Sumsel meningkatkan kesiapan Bhabinkamtibmas yang tersebar di seluruh wilayah hukum melalui pelatihan berkelanjutan.
Nandang menekankan bahwa keterbatasan anggaran dan jumlah personel membuat keterlibatan TNI dan masyarakat menjadi tak terhindarkan. “Koordinasi dan kerja sama tersebut penting dijalin dengan baik,” ujarnya. Ia menambahkan, partisipasi aktif seluruh lapisan masyarakat dalam menjaga lingkungan sekitar sangat diperlukan untuk mencegah berbagai ancaman, termasuk potensi terorisme.
Polda Sumsel terus mengajak masyarakat untuk menjadi mitra strategis dalam menjaga ketertiban dan keamanan di tingkat lokal, dengan menekankan bahwa keberhasilan kamtibmas tidak bisa dicapai hanya oleh kepolisian sendiri.














