Home Berita Olah Raga MotoGP Qatar Terancam Sepi, Yamaha Tarik Tim dan 5 Pembalap Absen

MotoGP Qatar Terancam Sepi, Yamaha Tarik Tim dan 5 Pembalap Absen

Sumbawanews.com,- MotoGP Qatar akhir pekan ini berpotensi menjadi balapan dengan jumlah starter terendah dalam lebih dari 15 tahun, menyusul keputusan Yamaha menarik seluruh timnya dan lima pembalap resmi dinyatakan tidak bisa tampil. Keputusan Yamaha itu diumumkan pada Minggu, 1 November 2026, menyusul kekhawatiran akan keamanan perjalanan ke Qatar akibat eskalasi konflik di Timur Tengah, yang diambil berdasarkan imbauan internal perusahaan. Selain Yamaha, empat pembalap lain—Fabio Quartararo, Alex Rins, Jack Miller, Augusto Fernandez, dan Alex Marquez—juga dipastikan absen karena cedera atau keputusan pribadi, memperparah kekurangan peserta.

Yamaha menarik dua timnya—Monster Energy Yamaha dan Prima Pramac Racing—yang secara otomatis menghapus empat nama dari grid: Quartararo dan Rins dari tim utama, Miller serta Fernandez dari tim satelit. Fernandez, yang sebelumnya ditunjuk sebagai pengganti Toprak Razgatlioglu yang masih cedera, juga ikut terdampak. Sementara itu, Alex Marquez dari Gresini Racing memutuskan melewatkan balapan untuk menjalani operasi bahu kanan yang cedera sejak Mei 2026 di Barcelona. Dengan demikian, lima pembalap resmi tidak akan tampil di Lusail International Circuit.

Kekhawatiran keamanan telah menjadi isu utama sejak seri sebelumnya di Malaysia, di mana 19 dari 22 pembalap MotoGP menandatangani surat bersama yang menuntut jaminan tanggung jawab penuh dari penyelenggara terkait keselamatan mereka. Namun, MotoGP Group dikabarkan tidak memenuhi tuntutan tersebut, bahkan mengancam akan memberikan sanksi kepada pembalap yang memboikot balapan. Akibatnya, sebagian besar pembalap memilih menunda keberangkatan hingga mendekati batas waktu, berharap ada perubahan situasi atau keputusan baru.

Meski semua pabrikan selain Yamaha menyatakan kesiapan berlaga, ketidakpastian masih menggantung. Para tim dan pembalap terus memantau perkembangan keamanan di kawasan Timur Tengah, sementara MotoGP Group dikabarkan sedang mempertimbangkan langkah disipliner terhadap Yamaha atas keputusan tarik diri yang dianggap melanggar kesepakatan. Dengan hanya 17 pembalap yang kemungkinan besar akan start, balapan di Qatar berpotensi menjadi salah satu yang paling tidak lengkap dalam sejarah MotoGP modern.

Previous articlePanglima TNI Resmikan Markas Baru Koopssus TNI
Next articleOle Romeny Cedera Engkel Kambuh, Absen di FIFA Matchday November 2026