Home Berita Olah Raga Derbi Milan Berdarah: Inter Kembali Kalah, Chivu Kekalahan Ketiga

Derbi Milan Berdarah: Inter Kembali Kalah, Chivu Kekalahan Ketiga

Sumbawanews.com,- Inter Milan kembali menelan kekalahan dalam derbi Milano, tumbang 1-3 dari AC Milan pada pekan kesepuluh Liga Italia 2026-2027, Minggu (1/11/2026) dini hari WIB. Ini menjadi kekalahan ketiga Cristian Chivu sebagai pelatih Inter dalam tiga pertemuan melawan rival abadi mereka. Gol-gol AC Milan dicetak oleh Cristian Pulisic (4′), Adrien Rabiot (10′), dan Diogo Moreira (43′), sementara Alessandro Bastoni memperkecil ketertinggalan bagi Inter pada menit ke-22.

Chivu mengakui kekalahan ini menyakitkan, terutama mengingat makna simbolis dan tekanan tinggi dari laga derbi. “Menyakitkan, sungguh menyakitkan kalah dalam laga derbi—padahal kami maupun pihak lain memiliki ekspektasi yang berbeda,” ujarnya mengutip Sky Sport Italia. Ia menilai pendekatan taktisnya keliru, terutama dalam fase awal pertandingan yang terlalu lamban dan kurang agresif. Meski sempat memperkecil selisih menjadi 2-1 dan memiliki peluang menyamakan kedudukan, upaya Inter gagal karena penyelamatan brilian dari kiper AC Milan, Mike Maignan, sebelum gol ketiga Moreira menghancurkan harapan mereka tepat sebelum jeda.

Kondisi skuad yang terpapar wabah flu menjadi faktor tambahan yang memperberat perjuangan Inter. Kapten Lautaro Martinez absen karena cedera, sementara Pio Esposito sakit dan Bonny mengalami demam dan muntah-muntah hingga menjelang laga. Kiper Ivan Provedel bahkan tidak masuk daftar cadangan karena gejala serupa. Chivu memilih formasi 3-4-2-1 dengan Petar Sucic dan Andy Diouf berperan ofensif di belakang Marcus Thuram, sebagai solusi improvisasi atas keterbatasan personel. “Kami pikir itu adalah solusi terbaik yang kami miliki,” katanya.

Namun, hasilnya tak sejalan dengan niat baik. Ini adalah kali kedelapan dari 11 pertandingan kompetitif terakhir di mana Inter tertinggal lebih dulu. Dua laga sebelumnya melawan Fiorentina dan Venezia juga hanya menang berkat gol akhir atau bunuh diri lawan. “Tidak mudah untuk terus bermain setiap tiga hari dengan rasa lapar yang sama setelah meraih kesuksesan di musim sebelumnya,” ujar Chivu. Ia menegaskan bahwa bangkit dari kekalahan ini harus dimulai dari pendekatan yang lebih tajam, intensitas yang lebih tinggi, dan tekad yang tak lagi goyah—terutama mengingat pertandingan penting dalam tiga hari mendatang.

Previous articlePersija Gagal Menang di Banten, Shin Tae-yong: Kami Sendiri yang Kalah
Next articlePersija Kalah 1-2 dari Dewa United, Rizky Ridho: Kami Banyak Salah Sendiri