Home Berita Olah Raga Veda Ega Pratama Raih Podium Pertama di Moto3, Manajer Honda Menangis Haru

Veda Ega Pratama Raih Podium Pertama di Moto3, Manajer Honda Menangis Haru

Sumbawanews.com,- Di sirkuit Sepang, Malaysia, pada balapan Moto3 2026, Veda Ega Pratama mencatatkan prestasi terbaiknya dalam karier balapnya dengan finis di posisi kedua. Dari start di baris ketiga, pembalap muda Indonesia itu melakukan serangkaian overtaking spektakuler, bertahan ketat melawan lawan-lawan tangguh seperti Alvaro Carpe, Hakim Danish, dan David Almansa, hingga bendera finis berkibar. Kemenangan ini sekaligus menjadi podium pertama Veda di kelas Moto3, sekaligus pencapaian tertinggi pembalap Indonesia dalam kategori tersebut sepanjang sejarah.

Kepuasan mendalam terpancar dari garasi Honda Team Asia. Manajer tim, Hiroshi Aoyama—mantan pembalap MotoGP—tak mampu menahan air mata saat menyaksikan Veda melintasi garis finis. Dalam rekaman yang tersebar luas di media sosial, Aoyama terlihat mengedipkan mata dan menyeka air matanya dengan tangan kanan saat berjalan menuju area parc fermé untuk menyambut pembalapnya. Reaksi emosional itu menjadi momen paling mengharukan dalam balapan tersebut.

Veda sendiri mengungkapkan kebahagiaan luar biasa atas hasil ini. “Alhamdulillah, saya super super senang bisa meraih podium di sini, di Sepang. Khususnya karena semua keluarga saya, ayah, ibu, saudari saya, juga sepupu saya datang ke sini. Dan saya bisa meraih podium ini lebih dari luar biasa,” ujarnya dalam wawancara sebelum naik podium. Ia juga menyebut bahwa hasil ini menjadi bentuk pembayaran atas kegagalan di Phillip Island pekan sebelumnya, di mana ia sempat meraih pole position namun tak bisa balapan.

Kesuksesan Veda bukan hanya prestasi pribadi, tapi juga simbol kebangkitan balap motor Indonesia di kancah dunia. Dengan dukungan penuh dari Honda Team Asia dan semangat tak kenal menyerah, Veda kini menjadi harapan baru bagi balap motor Tanah Air di level internasional.

Previous articlePolisi Gerebek Kampung Bahari Naik KRL, KAI Konfirmasi Operasi Khusus
Next articlePersija Gagal Menang di Banten, Shin Tae-yong: Kami Sendiri yang Kalah