Sumbawanews.com,- Manchester United kalah 0-2 dari Chelsea pada pekan kesembilan Liga Inggris 2026-2027, memperpanjang rentetan tanpa kemenangan menjadi sembilan pertandingan — rekor terburuk dalam 42 tahun terakhir. Kekalahan ini terjadi di Stamford Bridge, setelah gol Morgan Rogers pada menit ke-50 dan penalti Cole Palmer yang dieksekusi pada menit ke-64 menyudahi harapan Setan Merah. Lisandro Martinez menjadi pusat kontroversi setelah menyebabkan penalti dan sebelumnya berkontribusi pada gol pembuka akibat kesalahan defensif.
Tim asuhan Michael Carrick belum menang dalam sembilan laga terakhir di semua kompetisi — enam kekalahan dan tiga seri — sejak September 1984. Ini juga menjadi pertama kalinya sejak musim 1973-74, saat mereka terdegradasi, bahwa United gagal memenangkan satu pun dari tujuh laga tandang pertama di satu musim. Meski tekanan meningkat usai kekalahan 0-3 dari Bournemouth pekan lalu, Carrick tetap dipastikan memimpin tim saat menghadapi AS Roma di Liga Champions tengah pekan mendatang. Saat ditanya tentang masa depannya, ia hanya menjawab, “Saat ini, fokus saya hanya menyiapkan para pemain untuk pertandingan tengah pekan nanti.”
Di tengah kekalahan, para suporter United yang hadir di Stamford Bridge justru menyanyikan yel-yel dukungan untuk Carrick saat ia mendekati tribun tamu. Meski sempat terdengar cemoohan, suara mayoritas penonton justru memuji upaya para pemain. “Para pendukung sungguh luar biasa,” ujar Carrick. “Kami ingin menang, dan hari ini kami melihat para pemain di jalur yang tepat — tapi situasi berbalik dengan cepat.”
United kini berada di jurang sejarah, dengan performa buruk yang belum pernah terjadi dalam empat dekade terakhir.















