Sumbawanews.com,- Pendiri Microsoft Bill Gates mengakui menyesal bahwa kombinasi tombol Ctrl+Alt+Del masih digunakan di Windows 11, meski telah berusia lebih dari empat dekade. Tombol yang awalnya dirancang pada 12 Agustus 1981 oleh insinyur IBM David Bradley sebagai solusi cepat untuk reboot sistem, kemudian diadopsi Microsoft pada 1993 sebagai Secure Attention Sequence untuk keamanan sistem. Meski Gates pernah mengkritik desain fisik keyboard IBM yang memaksa pengguna menekan tiga tombol sekaligus, ia tidak memiliki kesempatan menggantinya saat tombol Windows diperkenalkan pada 1994. Hingga kini, Ctrl+Alt+Del tetap berfungsi sebagai pintu masuk resmi ke layar keamanan Windows 11—untuk mengunci PC, beralih akun, membuka Task Manager, atau mengubah kata sandi—terutama di lingkungan enterprise. Di perangkat tanpa keyboard fisik, fungsi ini digantikan kombinasi tombol daya dan volume down. Meski dianggap kurang praktis, mekanisme ini tetap diandalkan karena tidak bisa disabotase oleh malware, menjadikannya salah satu fitur keamanan paling bertahan dalam sejarah komputasi.















